RADAR KUDUS - Habbatussauda atau jintan hitam telah dikenal sejak ribuan tahun sebagai tanaman herbal yang digunakan untuk menjaga kesehatan.
Biji ini mengandung senyawa antioksidan dan antikanker yang mampu menurunkan peradangan, baik ketika dikonsumsi maupun dioleskan pada kulit.
Tak hanya bermanfaat untuk tubuh, habbatussauda juga sering dijadikan bahan perawatan kecantikan.
Mengutip Healthline, berikut beberapa manfaat habbatussauda bagi kesehatan dan kecantikan:
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Konsumsi habbatussauda secara rutin selama dua bulan dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada individu dengan hipertensi ringan hingga sedang.
2. Menjaga Kadar Kolesterol
Kandungan asam lemak sehat di dalamnya berperan menjaga kolesterol tetap stabil, sehingga baik untuk kesehatan jantung.
3. Meredakan Gejala Rheumatoid Arthritis
Sifat antiinflamasi jintan hitam membantu mengurangi keluhan pada penderita rheumatoid arthritis yang bersifat peradangan.
4. Mengurangi Keluhan Asma
Efek antiperadangan pada habbatussauda juga berdampak pada saluran pernapasan sehingga dapat membantu meredakan gejala asma dan bronkitis.
5. Meredakan Perut Tidak Nyaman
Mengonsumsi habbatussauda dapat membantu mengatasi kram perut, meringankan gas berlebih, mengurangi kembung, serta membantu penyembuhan tukak lambung.
6. Mengurangi Timbulnya Jerawat
Menurut jurnal Dermatology & Dermatologic Surgery, penggunaan pelembap dengan ekstrak habbatussauda dapat membantu menekan munculnya jerawat.
7. Melembutkan dan Menyehatkan Rambut
Minyak habbatussauda yang dioleskan pada rambut dapat memberikan nutrisi, membuat rambut lebih lembut, dan tampak lebih berkilau.
8. Mengurangi Plak Psoriasis
Aplikasi habbatussauda pada kulit terbukti membantu meredakan plak akibat psoriasis.
9. Menambah Kelembapan Kulit
Biji ini sering menjadi campuran minyak pelembap karena mampu meningkatkan hidrasi kulit dan menjadikannya lebih halus.
10. Membantu Proses Penyembuhan Luka
Sifat antibakteri dan antiinflamasi pada habbatussauda mendukung proses pemulihan luka dengan merangsang pembentukan jaringan kulit baru, meskipun tidak meningkatkan produksi kolagen.(laura)
Editor : Ali Mustofa