RADAR KUDUS - Kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua adalah baru memperhatikan kesehatan gigi anak saat mereka beranjak besar.
Padahal, menurut para ahli kesehatan gigi, perawatan gigi dan mulut anak wajib menjadi prioritas utama sejak gigi susu pertama kali tumbuh.
Gigi susu memiliki peran krusial bukan hanya untuk mengunyah makanan, tetapi juga berfungsi sebagai panduan dan fondasi penting bagi pertumbuhan gigi permanen di masa depan.
Baca Juga: Rahasia Terungkap, Begini Alasan Kenapa Bakteri Bisa Kebal Terhadap Antibiotik
Jika gigi susu bermasalah, risiko kerusakan pada gigi permanen pun ikut meningkat.
Berikut empat langkah penting yang disarankan para ahli untuk menjaga gigi anak agar tetap sehat dan terhindar dari masalah gigi sejak usia dini:
1. Sikat Gigi Setelah Makan dan Sebelum Tidur
Kebersihan rongga mulut harus dijaga bahkan pada bayi yang baru memiliki satu atau dua gigi.
Para ahli menyarankan agar orang tua membersihkan gigi bayi segera setelah mereka selesai minum susu. Tindakan ini mencegah sisa susu menempel, yang dapat memicu masalah gigi.
2. Hindari Kebiasaan 'Ngemut' Makanan
Mengunyah makanan secara perlahan dan menahannya di mulut (diemut) adalah kebiasaan yang harus dihindari.
Anak perlu dilatih untuk mengunyah makanan berserat, seperti sayur atau buah bertekstur lembut.
Kebiasaan mengunyah yang benar berfungsi melatih otot rahang dan, yang lebih penting, meningkatkan produksi air liur.
Air liur ini berperan sebagai pembersih alami yang membantu menjaga kebersihan gigi.
Baca Juga: Ada Satu Bagian Tubuh Tidak Dapat Pasokan Darah? Begini Jawabanya
3. Batasi Asupan Makanan dan Minuman Manis
Makanan manis, termasuk minuman berkemasan seperti susu, menjadi risiko terbesar penyebab gigi berlubang.
“Saya tidak rekomendasikan susu dalam kemasan karena kandungan gulanya besar,” ujar drg. Linni, sebagaimana dikutip dalam tips ini.
Ia menyarankan, jika anak terpaksa mengonsumsi susu kemasan atau makanan manis, mereka harus segera berkumur dengan air putih dan menyikat gigi sesudahnya untuk menghilangkan residu gula.
4. Fleksibel dalam Pemilihan Pasta Gigi
Alih-alih memaksakan merek atau jenis pasta gigi tertentu, para ahli menekankan aspek kenyamanan anak.
Yang terpenting, anak mau menyikat giginya secara rutin, terutama sebelum tidur.
“Pasta gigi apa saja bisa, yang penting anak mau sikat gigi, terutama sebelum tidur,” tegas drg. Linni.
Dengan menerapkan empat langkah ini secara konsisten sejak dini, orang tua dapat memastikan kesehatan gigi susu anak tetap terjaga, sekaligus membangun fondasi kuat bagi pertumbuhan gigi permanen yang sehat di masa depan. (*)
Editor : Ali Mustofa