Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ancaman Diabetes Mengintai Generasi Muda Akibat Konsumsi Gula Berlebih

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 25 September 2025 | 22:09 WIB
GEN Z DAN GEN ALPHA
GEN Z DAN GEN ALPHA

RADAR KUDUS – Pola konsumsi tinggi gula yang kini menjadi gaya hidup anak muda mengancam kesehatan generasi Z dan generasi Alpha.

Kebiasaan nongkrong di kafe sambil menikmati minuman manis seperti kopi susu kekinian serta makanan penutup tinggi gula, bila dilakukan terus-menerus, meningkatkan risiko diabetes secara signifikan.

Penyakit diabetes kini bukan lagi ancaman yang hanya menghantui orang dewasa.

Tren terbaru menunjukkan peningkatan kasus pada remaja, bahkan anak-anak usia sekolah.

Kondisi ini dipicu oleh pola makan yang bergeser dari makanan segar ke makanan siap saji dan olahan tinggi gula, lemak jenuh, serta garam.

Kurangnya aktivitas fisik akibat gaya hidup sedentari yang dipengaruhi gawai serta tekanan stres berkepanjangan semakin mempercepat terjadinya resistensi insulin yang berujung pada diabetes tipe 2.

Jenis diabetes yang dahulu dikenal hampir eksklusif pada kelompok usia dewasa, kini kian sering ditemukan pada remaja SMP, SMA, bahkan anak pra-remaja.

Artinya, tubuh generasi muda berpotensi terpapar kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sehingga risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, kebutaan, hingga luka kronis (borok/gangren) yang berakhir amputasi akan meningkat lebih cepat.

Kementerian Kesehatan RI mencatat beberapa faktor pemicu utama: pola makan tidak seimbang, malnutrisi, obesitas, faktor genetik, stres, dan gaya hidup modern yang serba instan.

Gejala diabetes yang umum pada anak muda meliputi rasa haus berlebihan (polidipsi), sering buang air kecil (poliuri), rasa lapar yang meningkat (polifagia), penurunan berat badan tanpa sebab jelas, pandangan kabur, luka yang sulit sembuh terutama di kaki, mudah pusing dan cepat lelah.

Pencegahan sangat penting dilakukan sejak dini.

Generasi muda dianjurkan mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis, memperbanyak aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, mengelola stres, serta rutin memeriksakan kadar gula darah.

Dengan langkah preventif ini, risiko diabetes dan komplikasi jangka panjang dapat ditekan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

Editor : Ali Mustofa
#kesehatan #Gen Z #Gen Alpha #gula #diabetes