Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pernah Lihat Hewan Ini? Hati-Hati, Jangan Sampai Menyentuhnya, Inilah Bahaya Kamitetep Jika Langsung Terkena Kulit

Fairus Salsabila Zahro • Selasa, 13 Mei 2025 | 22:29 WIB
Kamitetep / Plaster Bagworm (Foto : Trapline Pest)
Kamitetep / Plaster Bagworm (Foto : Trapline Pest)

RADAR KUDUS - Hewan kecil bernama Kamitetep yang pernah Anda lihat di dinding ataupun langit-langit rumah ini memang tampak sepele, tetapi sebenarnya dapat sangat mengganggu.

Selain mengganggu, hewan ini juga cukup berbahaya bagi kulit.

Seperti apa bahaya kamitetep untuk kulit? Sebelum membahas tentang itu, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa itu kamitetep.

Apa Itu Kamitetep?

Kamitetep disebut juga Plaster Bagworms atau ulat kantong. Kamitetep merupakan larva dari ngengat Phereoeca Allutella.

Kamitetep memiliki wadah pelindung yang terdiri dari sutra dan juga serpihan kotoran seperti debu, serat, serta partikel-partikel kecil plester.

Wadah ini berguna sebagai sebuah perisai terhadap para predator sekaligus terhadap kondisi lingkungan yang keras.

Larva ulat kantong ada di dalam wadah pelindung itu. Kamitetep menempel di dinding, langit-langit, dan juga di berbagai permukaan, terutama di rumah-rumah.

Mereka biasanya muncul pada ruangan yang suhunya lembab dan jarang dibersihkan.

Misalnya di bawah kasur, sudut ruangan yang seringkali tak dibersihkan, di gudang, dan lain-lain.

Bahaya Kamitetep

Terdapat bulu pada tubuh kamitetep yang tujuannya sebagai pelindung terhadap hal-hal yang berbahaya.

Ketika kulit mengalami kontak langsung dengan kamitetep, maka kamitetep akan segera meninggalkan bulunya itu sebagai tindakan "perlawanan".

Nah, jika sudah terkena bulunya itu, maka dapat menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan pada kulit manusia.

Berikut beberapa gejalanya pada kulit :

  1. Kulit tampak memerah di area yang terpapar. Kemerahan bisa juga disertai rasa panas/perih
  2. Gatal yang intens dan sulit untuk dikendalikan, bisa menyebar ke berbagai area kulit lainnya jika semakin digaruk
  3. Timbul ruam atau bintik-bintik berwarna merah di area permukaan kulit. Ruam tersebut bisa terasa kering dan kasar
  4. Kulit jadi sangat kering dan kasar. Kulit mengelupas, sehingga bisa menyebabkan masalah iritasi lebih lanjut.

Itu tadi beberapa gejala yang kemungkinan besar dialami akibat dari paparan bulu kamitetep.

Seringkali kondisi ini dirasakan secara ringan oleh pengidapnya. Tetapi bukan berarti disepelekan begitu saja, ini harus tetap diwaspadai.

Bagi yang memiliki riwayat alergi terhadap debu ataupun bulu hewan, kamitetep ini juga bisa memicu alergi. 

Apa yang Perlu Dilakukan Saat Terpapar Kamitetep?

Saat terpapar bulu kamitetep, jangan garuk bagian yang gatal, karena jika gatal menandakan bahwa pada bagian tersebut masih ada bulu yang menempel.

Jika digaruk, bisa membuat bulu kamitetepnya semakin menyebar.

Bersihkanlah area yang gatal dengan air mengalir dan juga sabun. Cuci dengan baik dan benar agar bulu kamitetep menghilang.

Anda dapat mengompres dengan air dingin pada bagian yang terkena bulu untuk meredakan rasa gatalnya dan meredakan pembengkakan. 

Demikianlah informasi terkait bahaya jika kulit langsung terkena paparan kamitetep, serta beberapa tips mengatasi paparannya.

Editor : Ali Mustofa
#gatal #Iritasi #hewan #kulit #Kamitetep