RADAR KUDUS – Siapa sangka, bawang putih dan madu bis amenjadi kombinasi combo untuk mengobati beberapa penyakit.
Tak hanya dengan bahan ini saja, stroke, kanker, tulang keropos, dan kolesterol bisa sembuh. Bahan-bahan tersebut yakni bawang putih, garam, dan madu asli.
Diketahui bawang putih sering digunakan sebagai bahan penyedap masakan. Nyaris setiap masakan Indonesia menggunakan bahan satu ini.
Selain mampu membuat sedap masakan, bawang putih rupanya mengandung banyak nutrisi dan mineral seperti Vitamin C, Mangan, Selium, Kalisum, Tembaga, Vitamin B1, Vitamin B6, Kalium, Fosfor, dan Serat. Bawang putih juga mengandung antioksidan yang tinggi.
Garam diketahui mampu mengatur kandungan air dalam tubuh. Garam itu sendiri mengandung natrium dan sodium.
Kandungan sodium dlam garam sangat penting untuk mengatur proses keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu sodium dalam garam juga membantu mengatur kelancaran proses transmisi saraf dan kerja otot.
Bahan ketiga yakni madu. Madu diketahui mengandung Kalsium, Fosfor, Potasium, Zat Besi, Asam Amonia, Sodium, dan Kalsium yang baik untuk kesehatan.
Tak hanya itu madu juga mengandung asam lemak yang mampu memantu penyerap sebagian vitamin di saluran lambung.
Nah gabungan dari ketiga bahan ini sungguh mujarab mengobati berbagai penyakit. Berikut penyakit yang bisa diatasi dengan rebusan air bawang putih, garam, dan madu ini.
- Mengobati Batul, Pilek, Tenggorokan Gatal
Salah satu manfaat dari kombinasi bawnag putih dan madu yakni mampu mengobati batul, pilek, dan tenggorokan gatal.
Dengan rutin mengonsumsi bawang putih dan madu, mampu melegakan saluran pernapasan hingga menghilangkan keluhan seperti tenggorokan gatal, batuk, hingga bersin.
- Mengontrol Kolesterol
Bawang putih dan madu sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama bertahun-tahun. Dilansir dari Healthline, bawang putih diketahui mengandung allicin. Kandungan ini mengandung oksigen, zsulfur hingga antibakteri dan antipenyakit.
Tak heran dengan mencincang atau menghancurkan bawang putih mampu melepaskan lebih banyak allicin.
Madu juga mengandung flavonoid dan polifenol yang mampu melawan radang. Tak heran kombinasi bawnag putih madu, dan garam mampu mengontrol koleseterol dalam tubuh.
- Mencegah Kanker
Kandungan antioksidan, nutrisi, dan mineral dalam bawang putih, garam, dan madu mampu mencegah pertumbuhan sel kanker. Dengan rutin mengonsumsi ini, kamu akan terhindar dari penyakit kanker
- Mencegah Jantung Koroner
Beberapa studi menyebut bawang putih mampu menjaga kesehatan jantung. Kandungan antioksidan dalam madu juga mampu melindungi kamu dari penyakit jantung termasuk jantung koroner.
Baca Juga: Ini Dia 6 Khasiat Air Rebusan Bawang Putih dan Madu, Bisa Mengobati Stroke hingga Kolestrol
- Munurunkan Tekanan Darah Tinggi
Kandungan antioksidan dalam bawang putih mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan rutin mengonsumsi air rebusan bawang putih dan madu, tekanan darah tinggi akan turun dan stabil.
- Mencegah Pembekuan Darah
Bawang putih juga diyakini mampu menurukankan kolesterol dan mencegah pembekuan darah yang berlebihan. Dengan rutin mengonsumsi bawang putih, kamu akan terhindar dari risiko pembekuan darah.
Baca Juga: 7 Khasiat Buah Carica Asli Dieng Wonosobo yang Bagus untuk Kesehatan
- Menjaga Kesehatan Otak
Bawang putih dan madu juga mengandung antioksidan yang membantu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit.
Bawang putih dan madu akan melindungi anda dari penyakit demensia dan alzheimer.
Sebeuah peneltian menyebut ekstrak bawang putih tua mengandung antioksidan tinggi yang disebut asam kyolic yang membantu melindungi otak dari kerusakan akibat penuaan dan penyakit.
Cara Membuat Ramuannya
- Pertama-atama ambil tiga siung bawang putih kupas lalu cuci bersih
- Setelah itu tumbuk bawang putih hingga halus
- Kemudian rebus dengan satu gelas (belimbing) hingga tersisa setengah
- Campukan satu sendok makan madu
- Campukan garam sedikit
- Minum tiga kali sehari
Inilah 6 manfaat bawnag putih dan madu untuk kesehatan berikut resep ramuannya. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat
Editor : Noor Syafaatul Udhma