RADAR KUDUS - Kasus penyiraman air keras yang menimpa Agus Salim terus menarik perhatian publik. Setelah berdamai dan uang donasi dikelola yayasan, pihak Agus Salim dan keluarga kini justru melaporkan Pratiwi Noviyanthi atau Novi ke polisi.
Padahal sebelumnya Novi telah membantu Agus Salim dan mencarikan donasi untuk pengobatan Agus.
Kasus Agus Salim telah menarik perhatian publik pada September 2024 saat Agus Salim menjadi korban dari penyiraman air keras oleh karyawan magang yang bekerja kafenya.
Air keras itu membuat Agus buta dan jaringan tubuhnya ikut rusak. Akibat kejadian itu, Agus sudah tidak dapat bekerja seperti biasa.
Faktanya, air keras adalah benda yang sangat berbahaya.
Di keseharian, air keras bisa kita temukan dalam asam sulfat yang digunakan untuk menghidupkan aki kendaraan.
Air keras juga bisa kita temukan pada air raksa dalam thermometer.
Bagaimana Penanganan Jika Mendapati Ada Orang yang Terkena Air Keras?
Melansir dari klikdokter, ada beberapa pertolongan cepat yang bisa dilakukan saat melihat korban terkena air keras sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit terdekat.
2. Hindari mengoleskan obat apa pun ke daerah yang terkena
Penggunaan krim, minyak, atau obat lainnya ke kulitatau bagian tubuh yang terkena air keras justru harus dihindari.
Sebab hal ini akan mempengaruhi penanganan yang akan diberikan oleh dokter nantinya.
3. Lepaskan pakaian dan perhiasan
Penting untuk melepaskansegala benda yang terkontaminasi dengan air keras seperti pakaian, perhiasaan, ataupun benda lainnya yang sedang dipakai.
Sehingga ini dapat memudahkan mengalirkan air ke area yang terpapar air keras tersebut.
4. Hindari Penggunaan Es Batu
Melansir dari Hello Sehat, orang yang terkena paparan air keras biasanya akan merasakan sensasi kulit panas seperti terbakar.
Meski begitu, tidak dianjurkan untuk menggunakan atau menempelkan es batu ke area yang disiram air keraskarena bisa menambah kerusakan pada kulit.
Baca Juga: 10 Tanaman Obat Herbal Ampuh untuk Atasi Asam Urat
Baca Juga: Satu Minuman Ini Bisa Menurunkan Berat Badan dan Memperbaiki Kualitas Tidur Anda, Simak Faktanya
Editor : Noor Syafaatul Udhma