RADAR KUDUS – Saat ini virus mpox terus menjadi ancaman bagi masyarakat. Menurut data, jumlah kasus di berbagai negara juga mengalami peningkatan.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Melansir dari laman resmi World Health Organization (WHO), monkeypox atau mpox adalah penyakit yang disebabkan oleh virus cacar monyet atau biasa disebut monkeypox virus (MPXV).
Virus monkeypox adalah sebuah spesies yang berasal dari genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.
Saat tertular penyakit ini, yang Anda rasakan adalah munculnya ruam yang menyakitkan. Selain itu, juga terjadi pembengkakan kelenjar getah bening.
Gejala lainnya adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, serta mengalami energi yang lemah.
Menurut laman cdc.gov, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan guna pencegahan mpox:
1. Lakukan Vaksinasi
Untuk mpox virus vaksin yang direkomendasikan adalah JYNNEOS. Vaksin ini ditujukan untuk menjauhkan dari serangan mpox.
Supaya vaksin bekerja secara efektif, setiap orang harus mendapatkan dua dosis dengan jarak empat minggu.
Namun, jika sudah pernah terkena mpox dan berhasil pulih, maka tubuh Anda sudah tidak memerlukan vaksin.
Untuk mendapatkan vaksin yang tepat, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter maupun kepada layanan Kesehatan.
2. Sebisa mungkin hindari acara kumpul-kumpul
Terutama jika belum menerima dua dosis vaksin, maka acara berkumpul di berbagai kegiatan yang melibatkan kontak pribadi secara intim perlu diminimalisir.
Apabila pergi ke tempat umum, usahakan menggunakan pakaian yang menutup badan dengan sempurna. Untuk keperluan menghidari kontak fisik atau bersentuhan langsung.
3. Cegah kontak kulit ke kulit dengan orang yang memiliki ruam
Guna meminimalisir tertular, sebaiknya Anda menghindari bersentuhan dengan orang yang memiliki kulit ruam. Seperti jerawat, lepuh, atau koreng.
Ruam dapat dilihat dari tangan, kaki, dada, wajah, atau mulut seseorang.
Bahkan, di beberapa daerah endemik mpox, juga harus menghindari kontak langsung dengan hewan hewan pengerat dan primata.
4. Jangan berbagi barang dengan penderita mpox
Seperti berbagi peralatan makan, peralatan tidur, peralatan mandi, maupun pakaian dengan penderita mpox.
Apabila menyentuh barang-barang tersebut itupun dapat tertular.
5. Usahakan mencuci tangan sesering mungkin
Jagalah kebersihan diri sendiri dengan mencuci tangan sesering mungkin. Bisa menggunakan sabun juga air.
Bisa juga menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol atau hand sanitizer.
Dilansir dari Times of India, inilah beberapa makanan yang bisa membantu pemulihan dari mpox juga meningkatkan kekebalan tubuh:
- Daun mint
Kandungan mentol dalam daun mint mampu membantu meningkatkan kekebalan tubuh juga merelaksasi otot dan saluran pencernaan.
Menurut info dari banyak pakar, jika dikonsumsi secara teratur bisa mengobati sakit pernapasan umum. Seperti infeksi sinus, batuk, hidung tersumbat, dan asma.
- Kemangi segar
Mengkonsumsi danun kemangi yang segar mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu juga bisa meredakan sakit kepala, dan mengobati flu. Ini dikarenakan kemangi segar memiliki banyak kandungan antiradang, antibakteri, juga antioksidan.
- Daun salam
Kandungan yang terdapat dalam daun salam adalah zat Eugenol. Yaitu senyawa yang banyak digunakan sebagai pereda nyeri ringan dan antiseptik.
Kandungan daun salam yang kaya akan sifat antiradang, antibakteri, dan diuretik dapat mengobati batuk, flu, asma, diare, dan mual.
- Memakan makanan kaya protein
Penderita mpox sangat disarankan untuk meningkatkan asupan protein. Makanan kaya protein antara lain kedelai, keju cottage, kecambah, dan yogurt.
- Telur
Mengkonsumsi telur yang memiliki kandungan selenium, dapat melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif dan infeksi.
- Makanan kaya vitamin C
Mengkonsumsi makanan yang banyak kandungan vitamin C. Seperti pepaya, lemon, amla, jeruk, dan ceri akan menyehatkan Anda.
Makanan-makanan tersebut sangat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. (sam)
Editor : Ali Mustofa