Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ikan Kembung Bisa Lebih Bergizi dan Tinggi Omega 3 Ketimbang Salmon?

Nibros Hassani • Minggu, 11 Agustus 2024 | 22:55 WIB
Foto dokter Tan Shot Yen. Sumber: Youtube Nikita Willy Official
Foto dokter Tan Shot Yen. Sumber: Youtube Nikita Willy Official

RADAR KUDUS – Apakah benar ikan lokal segar yang ada di dekat kita lebih jauh bergizi ketimbang ikan Salmon yang mahal?

Mungkin sebagian kita mendengar salah satu ikan terbaik adalah salmon. Karena itu juga banyak ibu-ibu rela membeli jauh-jauh dan mahal demi ikan yang satu itu.

Ternyata, ikan lokal juga tidak kalah bergizi kandungannya.

Baca Juga: Belum banyak yang Tahu, Ini Bahaya Genteng Rumah Dihuni Banyak Kelelawar, Salah Satunya Bisa Picu Kematian

Ini disampaikan dokter Tan Shot Yen dalam podcast bersama Nikita Willy. Ia menjelaskan, ikan kembung yang mudah kita dapatkan di pasar mengandung omega 3 lebih tinggi daripada ikan Salmon.

Selain murah dan mudah didapat, ikan kembung juga bisa diperoleh masih segar ketimbang ikan Salmon.

Baca Juga: Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh? Simak Penjelasan Dokter Tirta

Dokter Tan menjelaskan, ikan salmon tidak ada di perairan Indonesia. Karena itu ia khawatir dengan orang yang suka salmonasi (sangat percaya bahwa ikan salmon adalah ikan yang paling bergizi dan baik untuk anak).

“Omega 3 ikan kembung itu lebih tinggi daripada salmon. Punten, salmon itu tidak ada diperairan Indonesia. Yang kita takutkan dengan orang yang salmonisasi. Itu ikannya busuk loh. Karena, rantai bekunya itu tidak terjamin,” ungkapnya.

Dokter Tan juga mempertanyakan orang-orang yang suka membeli salmon. Padahal, ikan tersebut sering dibekukan.

Baca Juga: Sering Aktivitas di Luar Rumah? Ini Waktu yang Tepat untuk Pakai Deodoran

“Dimana kamu beli salmon? Oke, ke rumah makan atau ke swalayan yang mewah mewah. Mungkin pemasoknya oke banget sampai dari lautana atlantik atau di New Zealand, atau dari Norwegia. Itu anda pertahankan bekunya. Tetapi kalau di tengah jalan tiba tiba leleh, beku lagi, leleh lagi. Itulah kenapa salmon di tanah air kita rasanya amis,” imbuh dokter Tan.

Ia menilai, salmon yang sudah datang jauh ke Indonesia biasanya amis karena sudah dalam proses pembusukan.

Baca Juga: 7 Fakta Unik Tentang Kentut, Ternya Bisa Jadi Indikator Kesehatanmu Lho

“Coba kamu makan salmon di Australia, nggak ada itu salmon amis,” jelasnya.
Karena itu ia mendorong ibu-ibu di Indonesia untuk tetap mengonsumsi ikan lokal yang tidak kalah bergizi.

Salah satunya, ikan kembung yang cocok untuk MPASI.

Editor : Abdul Rokhim
#info kesehatan #ikan salmon #nikita willy #dokter tan shot yen #MPASI sehat