RADAR KUDUS – Apakah kamu pernah mendengar celetukan orang yang menganggap makan banyak bawang bisa bikin bau badan?
Ternyata begini penjelasan ilmiahnya.
Makan banyak bawang tidak membuat badan kita bau. Tapi saat badan kita berkeringat dan keringat itu tercampur bakteri, maka badan bisa bau. Dengan atau makan bawang.
Merujuk penjelasan dokter Tirta melalui akun Youtubenya “Tirta PengPengPeng”, bawang justru mengandung banyak antioksidan yang baik untuk pencernaan.
Baca Juga: Waspada Bahaya Telur Lalat, Kalau Tertelan Bisa Keracunan dan Muntah Parah, Ini Rangkumannya
“Bawang kan mengandung gas, ia berfungsi sebagai anti oksidan dan bagus untuk pencernaan, bisa membasmi bakteri,” jelas Tirta.
Kata Tirta, bawang mirip seperti pete yang bisa menyebabkan bau mulut dan kentut bau.
“Bawang itu kayak pete, kayak ada gas yang bikin bau. Mulutnya jadi gak enak. Kentutnya juga jadi bau. Semua yang kita makan juga berpengaruh (pencernaan),” jelas dokter Tirta.
Baca Juga: Simak! 5 Manfaat Anggur untuk Kesehatan : Bantu Tidur Lebih Nyenyak dan Jaga Imunitas Tubuh
Hubungan bawang dan keringat menurutnya sangat jauh.
Menurutnya, pun kalau orang tersebut bau, kemungkinan besar ia berkeringat di badan.
Keringatnya itu lalu berinteraksi dengan bakteri yang ada di badan, sehingga menghasilkan bau badan yang mirip bawang.
Meski begitu, ia menyarankan untuik tidak takut bawang. Karena kandungan antiksidannya bisa bermanfaat untuk Kesehatan tubuh kita.
“Bawang sebetulnya bagus karena dia antikoksidan yang kuat. Jadi jangan takut bawang,” jelas dokter Tirta.
_____________________
Kamu bisa tetap update informasi terkini dan berita pilihan kami langsung dari WhatsApp. Ikuti saluran WA Radar Kudus (WhatsApp Channel Radar Kudus) :
https://www.whatsapp.com/channel/0029VakZMgLKGGGHjPkBUI2K