RADAR KUDUS - Fasilitas di pusat kebugaran seperti area fitness dan gym kerap digunakan banyak orang. Tidak salah bila kita waspada dengan kebersihan didalamnya.
Karena bila tidak, kulit kita akan terkena dampaknya. Salah satunya ringworm atau kurap.
Tak hanya meninggalkan keringat, orang-orang yang berolahraga di gym juga bisa menularkan kita dengan hal-hal lain seperti virus, bakteri, atau jamur yang dapat menyebabkan infeksi kulit.
Melansir dari Klikdokter, Kurap disebabkan oleh infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit, lalu membentuk pola seperti cincin merah yang melingkar.
Baca Juga: Intip 3 Efek Samping setelah Makan Kecubung yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Bikin Nge-fly
Baca Juga: Terlalu cantik, Ini 5 Foto Lyodra di Dalam Music Video Terlalu Cinta
Kurap bisa berkembang di fasilitas gym atau pusat kebugaran karena jamur tumbuh subur di lingkungan yang basah.
Dikutip dari Halodoc, ada beberapa jenis kurap atau ringworm. Antara lain:
1. Ringworm of the scalp (tinea capitis), atau kurap di daerah kepala. Gejalanya adalah muncul sisik di kulit kepala yang berkembang menjadi bercak-bercak yang gatal dan bersisik. Kurap kepala ini banyak terjadi pada anak - anak.
2. Ringworm of the body (tinea corporis). Ruam ini bentuknya khas, seperti cincin bulat.
3. Jock itch (tinea cruris) atau infeksi ringworm pada kulit di sekitar selangkangan, paha bagian dalam, dan bokong. Infeksi ini sering terjadi pada pria dan remaja laki-laki.
4. Athlete’s foot (tinea pedis), atau kutu air. Ini adalah istilah untuk infeksi ringworm pada kaki. Kutu air sering dialami oleh orang yang sering bertelanjang kaki di tempat umum seperti ruang ganti, kamar mandi, dan kolam renang.
Baca Juga: Efek Buruk Terlalu Sering Begadang bagi Kesehatan? Simak Penjelasan Dokter Tirta
Baca Juga: VIRAL Cairan Infus Dipakai untuk Perawatan Wajah, Bagaimana Tinjauan Medisnya?
Cara mencegah infeksi ini, adalah memastikan kebersihan lingkungan di sekitar kita. Saat menggunakan fasilitas gym, kitab bisa mengusapnya dahulu dengan tisu basah beralkohol agar steril.
Selain itu, kenakan pakaian olahraga yang panjang agar kulit badan kita tidak terpapar kuman yang ada di alat gym.
Kita juga bisa menghapus keringat dengan menggunakan handuk supaya badan tidak terlalu basah saat berolahraga, lalu mandi setelah berolahraga agar kuman dan bakterinya menghilang.
Melansir dari Alodokter, anda bisa mencegah infeksi ini, dengan menghindari olahraga intensitas berat atau ekstrim, mencari alternatif olahraga lain yang tidak di bawah terik sinar matahari) atau berAC, mengeringkan tubuh hingga benar-benar kering, serta tidak menggaruk area kemerahan pada kulit.
Editor : Noor Syafaatul Udhma