RADAR KUDUS - Apakah kamu pernah menemukan telur lalat di sekitarmu?
Telur dari serangga yang penuh bakteri ini bisa ditemukan di sisa-sisa sampah makanan dan bangkai binatang yang sudah busuk.
Telur lalat juga bisa ditemukan pada makanan kita yang dihinggapi serangga itu.
Melansir dari Alodokter , telur lalat di makanan biasanya sudah menjadi larva/belatung.
Telur yang tidak sengaja tertelan itu mati sendiri oleh enzim-enzim pencernaan dan asam lambung di dalam saluran cerna dan tidak akan menyebabkan penyakit apapun.
Namun, tidak ada salahnya untuk mewaspadai bahaya dari telur lalat ini.
Baca Juga: Efek Buruk Terlalu Sering Begadang bagi Kesehatan? Simak Penjelasan Dokter Tirta
Baca Juga: VIRAL Cairan Infus Dipakai untuk Perawatan Wajah, Bagaimana Tinjauan Medisnya?
Berikut kami rangkumkan beberapa risiko dan bahaya dari telur lalat yang tertelan:
1. Miasis Usus
Mengutip dari Alodokter, miasis usus bisa terjadi ketika bila telur atau larva lalat bertahan hidup saat masuk ke saluran cerna. Telur serangga itu tidak mati oleh enzim pencernaan ataupun asam lambung.
Karena berhasil masuk, larva tadi dapat hidup di dalam tubuh dan bertahan hidup dengan memakan jaringan dalam tubuh.
Gejala khas yang dirasakan adalah sakit perut, mual dan muntah, gatal di anus, hingga pendarahan dari rektum.
Baca Juga: Simak! 5 Manfaat Anggur untuk Kesehatan : Membantu Tidur Lebih Nyenyak dan Jaga Imunitas Tubuh
Baca Juga: Tak Hanya Beri Sensasi Pedas di Makanan, Ternyata Merica Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh
2. Keracunan Bakteri
Melansir dari Halodoc , orang yang memakan makanan yang terkontaminasi lalat bisa terkena bakteri dan keracunan.
Sebab, lalat juga bisa menularkan bakteri seperti Salmonella dan Escherichia coli/E.coli.
Gejala umum yang dirasakan seperti kram perut, mual – muntah, hingga diare yang bisa mengandung darah.
Oleh karena itu kita memang sebaiknya berhati-hati dengan makanan atau minuman yang sempat dihinggapi lalat.
Melansir dari Alodokter, konsumsi makanan yang menyebabkan lalat bisa menyebabkan infeksi saluran cerna karena virus, bakteri, jamur, atau parasit lainnya yang terbawa oleh lalat yang hinggap.
Kita perlu memastikan kita makan atau minum sesuatu yang bersih dan baru dimasak/dibuat, serta makan di tempat yang memang terjamin juga kebersihannya.
Editor : Noor Syafaatul Udhma