Mulai dari umbi-umbian. Misal kentang, ubi jalar, buncis dan kacang polong, kacang almond, kacang merah dan lainnya. Kemudian buah-buahan. Misal tomat, pisang, alpukat, zaitun, dan beri. Dan biji-bijian utuh, seperti beras merah dan oat.
Kemudian produk gandum utuh seperti roti gandum. Bisa juga makan daging ikan tanpa kulit dan tidak digoreng. ”Semua sehat untuk penderita diabetes,” terang ahli gizi RSUD Dr Soetijono Blora Siti Kunjaini di ruang kerjanya kemarin.
Makanan yang kaya akan serat juga aman untuk penderita diabetes. Dapat membantu mengendalikan kadar gula darah. Mulai dari buah pepaya, apel, pir, bayam, brokoli, selada, brokoli, sawi, bok choy, kubis, kacang almond, kacang kenari, kacang mete, kacang pistachio, kacang tanah untuk diabetes, kacang merah dan biji-bijian.
Penderita diabetes juga butuh makanan yang mengandung protein. Penderita diabetes juga aman mengonsumsi daging sapi paha belakang, dada ayam tanpa kulit, ikan berdaging putih, dan telur. Selain itu, kacang merah, kacang hitam, kacang polong dan tahu. Selain itu bisa mengkonsumsi minyak zaitun, minyak kanola, alpukat, kacang almond, hazelnut, serta biji labu, dan wijen. Ditambah minyak bunga matahari, minyak jagung, kenari, biji rami, dan ikan.
“Untuk memenuhi gizi seimbang dan membantu menjaga kesehatan tubuh, penderita diabetes juga perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral. Mulai dari sayuran hijau yang kaya akan vitamin A, C, E, dan K, serta kalsium dan potassium. Seperti Stroberi yang kaya akan vitamin C dan antioksidan. Buah jeruk yang tinggi akan serat dan mengandung vitamin C, buah beri yang mengandung vitamin C dan K, serta mangan, serat, dan potassium,” tambahnya.
Kunjaini menambahkan, sebenarnya tidak ada larangan mengonsumsi makanan enak bagi penderita diabetes. Begitu juga menggunakan penyedap rasa. Hanya saja, ada batasan pilihan dan jumlah penyedap yang perlu diperhatikan.
“Asupan garam penderita diabetes tipe 2 harus dibatasi kurang dari 1 sendok teh per hari. Bila ingin mengonsumsi makanan olahan atau kalengan, pastikan kandungan garam atau sodium kurang dari 140 Mg per porsi. Namun, penderita diabetes disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan,” tambahnya.
Baginya, penderita diabetes harus memilih makanan yang sehat dan tepat. Apalagi yang berhubungan dengan gula atau makanan manis. “Mereka bisa mngkonsumsi stevia, lo han kuo, erythritol, aspartam, sakarin, sukralosa. Bisa juga mengunakan herba dan rempah-rempah. Mulai Kayu manis, Daun kucai, Bawang putih, Adas, Rosemary, Kunyit dan Fenugreek,” tegasnya.
Dia berharap, penderita diabetes tak perlu lagi kebingunan untuk pilah-pilih makan dan minuman. Namun tetap harus menjaga pola makan dna minum yang sehat. “Penderita diabetes juga dianjurkan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat rafinasi. Seperti roti putih dan nasi putih. Karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Begitu juga dengan pisang raja,” tambahnya.
Pola makan bagi penderita diabetes memang perlu dijaga. Jika salah asupan, kadar gula darah bisa tidak terkontrol. Sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi diabetes. Sleain itu bisa membuat kelelahan, kerusakan saraf, rentan terkena infeksi dan luka, bahkan kehilangan kesadaran atau koma.
Makan sembarangan juga bisa memperparah penyakit diabetes. Untuk itu, pola makan dan hidup sehat menjadi kunci utama agar penderita diabetes bisa hidup sehat. Yaitu makan makanan bergizi seimbang.
”Beberapa makanan yang harus dihindari adalah makanan tinggi lemak jenuh. Seperti susu sapi berlemak, keju, es krim, sosis, nugget, kue, karbohidrat dan gorengan. Makanan dan minuman kemasan, makanan tinggi natrium, seperti garam, bumbu masak instan, dan mi instan, Makanan dan minuman tinggi karbohidrat sederhana seperti permen, kue kering, minuman ringan, jajanan manis (martabak),” tegasnya.
Gejala Diabetes:
1. Mudah merasa lelah dan mengantuk
2. Sering merasa haus
3. Kulit gatal dan kering
4. Penglihatan menjadi buram
5. Frekuensi buang air kecil meningkat, terutama pada malam hari
6. Berat badan turun, tapi nafsu makan bertambah
7. Sulit berkonsentrasi
8. Sakit kepala
9. Gairah sek menurun
10. Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, dan saluran kemih
11. Luka yang sulit sembuh
Penyebab Diabetes:
1. Berat badan berlebih atau obesitas
2. Distribusi lemak perut yang tinggi
3. Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga
4. Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga
Akibat Diabetes:
1. Stroke
2. Penglihatan kabur / buram
3. Gagal ginjal
4. Jantung koroner
5. Pikun
6. Mulut kering
7. Rasa terbakar, kaku, nyeri kaki
8. Gangguan kesuburan
9. Luka diabetes
10. Bercak hitam sekitar leher, ketiak, selangkangan
Pencegahan Diabetes:
1. Mempertahankan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan rendah lemak
2. Mengonsumsi makanan tinggi serat
3. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis
4. Berolahraga secara rutin dan banyak melakukan aktivitas fisik
5. Mengurangi waktu duduk diam terlalu lama
6. Menghindari atau berhenti merokok (zen)
Editor : Saiful Anwar