JEPARA – Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menargetkan pembangunan jalan di wilayah Karimunjawa hingga Kemujan terus berlanjut pada 2027. Target tersebut disampaikan saat menghadiri Jepara Berselawat di Masjid Baitul Muttaqin, Karimunjawa, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi agenda Jepara Berselawat terakhir sepanjang 2026.
Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit itu mengajak masyarakat memanjatkan doa agar pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan berjalan lancar. Perbaikan jalan menjadi salah satu kebutuhan untuk mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat Karimunjawa.
“Dengan kita berselawat malam hari ini, mudah-mudahan seluruh jalan di Karimunjawa di tahun selanjutnya diberikan kelancaran dalam pembangunan, mulus semua dari Karimunjawa sampai Kemujan,” ujar Mas Wiwit.
Pembangunan Jalan Karimunjawa Berlanjut
Karimunjawa dan Kemujan merupakan wilayah kepulauan yang membutuhkan dukungan infrastruktur untuk menunjang aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang baik diperlukan untuk memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta akses menuju berbagai layanan.
Melalui kegiatan tersebut, Mas Wiwit menyampaikan komitmennya terhadap pembangunan di wilayah kepulauan. Ia berharap proses pembangunan jalan pada tahun mendatang dapat berjalan lancar sehingga kondisi infrastruktur semakin baik.
Kunjungan itu juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat Karimunjawa. Selain membahas pembangunan, kegiatan keagamaan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan warga.
Jepara Berselawat Jadi Momentum Kebersamaan
Jepara Berselawat di Masjid Baitul Muttaqin diikuti masyarakat yang berkumpul untuk melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW serta memanjatkan doa bagi keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan Kabupaten Jepara.
Penceramah dalam kegiatan tersebut, Abdul Madjid Gufron dari Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, merawat kerukunan, dan menciptakan lingkungan yang damai. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan masyarakat untuk memperkuat persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Kehadiran bupati di tengah masyarakat Karimunjawa juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.
Pengurus Ranting NU Karimunjawa dan Kemujan Dilantik
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan pula pelantikan pengurus ranting Nahdlatul Ulama Desa Karimunjawa dan Desa Kemujan untuk masa khidmat 2026–2031. Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara K. Ahmad Sahil, hadir dalam momen itu.
Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan organisasi keagamaan di tingkat desa. Pengurus ranting diharapkan dapat melanjutkan kegiatan keagamaan dan sosial serta berperan dalam menjaga kerukunan masyarakat.
Melalui Jepara Berselawat, pemerintah daerah ingin memperkuat kebersamaan dengan masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan perhatian terhadap pembangunan wilayah kepulauan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan dari Karimunjawa hingga Kemujan.
Editor : M. Khoirul Anwar