BERBENAH: Puskesmas Karimunjawa terus meningkatkan fasilitas dan sarana prasarana. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
KARIMUNJAWA — Pemerintah Kabupaten Jepara menyiapkan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Karimunjawa.
Salah satunya dengan menambah satu ruang khusus berstandar VIP yang diproyeksikan untuk melayani wisatawan. Termasuk turis mancanegara, apabila membutuhkan perawatan sementara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Hadi Sarwoko mengatakan, penambahan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan layanan kesehatan yang mendukung Karimunjawa sebagai destinasi wisata.
Menurutnya, secara umum sarana prasarana dan sumber daya manusia di Puskesmas Karimunjawa saat ini sudah cukup, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Namun, terdapat kebutuhan tambahan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Ia menjelaskan, ruang VIP tersebut nantinya dapat digunakan untuk transit sementara bagi pasien.
Khususnya wisatawan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, sebelum diterbangkan atau dirujuk ke Jepara maupun Semarang.
“Kalau ada turis yang membutuhkan pelayanan, kami siapkan satu ruang khusus,” jelasnya, Jumat (28/8).
Selama ini, Puskesmas Karimunjawa telah memiliki layanan IGD dan rawat inap.
Namun, ruang rawat inap yang tersedia masih menggunakan standar pelayanan umum dengan kapasitas dua tempat tidur dalam satu ruangan.
Melalui penambahan ruang VIP, konsepnya akan dibuat lebih privat dengan satu tempat tidur dalam satu ruangan.
Fasilitas tersebut akan dilengkapi sejumlah perlengkapan penunjang untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga.
Pembangunan atau renovasi ruang tersebut direncanakan menggunakan anggaran APBD perubahan.
Berdasarkan hasil pengecekan dan review teknis bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kebutuhan anggarannya diperkirakan sekitar Rp 160 juta.
Selain ruang VIP, penataan juga mencakup sejumlah fasilitas pendukung.
Di antaranya penambahan balkon pada area IGD, ruang tunggu IGD yang sebelumnya belum tersedia, kursi tunggu, sofa, televisi, tempat tunggu untuk keluarga, pendingin ruangan (AC), serta pembenahan kamar mandi dan kloset.
“Jadi bukan hanya ruang VIP, tetapi juga ada pembenahan minor untuk menunjang pelayanan. Selain dari APBD Perubahan 2026, juga dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Puskesmas,” imbuhnya.
Hadi menambahkan, penguatan layanan kesehatan di Karimunjawa juga ditopang tenaga kesehatan yang tersedia di sejumlah wilayah kepulauan.
Menurutnya, kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata Karimunjawa.
Pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memastikan wisatawan mendapatkan pelayanan dasar yang memadai ketika menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan perawatan.
“Intinya, untuk pelayanan kesehatan di Karimunjawa, fasilitas kesehatan sudah kami siapkan untuk memperkuat Karimunjawa sebagai destinasi wisata,” pungkasnya.(fik)
Editor : Admin