Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

KKP Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Karimunjawa, Budidaya Rumput Laut Kemujan Diperluas hingga 240 Hektare

Fikri Thoharudin • Selasa, 7 Juli 2026 | 18:53 WIB
MELIMPAH: Petani Rumput Laut tengah memanen hasil budidaya di Desa Kemujan belum lama ini. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS) 
MELIMPAH: Petani Rumput Laut tengah memanen hasil budidaya di Desa Kemujan belum lama ini. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS) 

KARIMUNJAWA — Budidaya rumput laut di Desa Kemujan, Kepulauan Karimunjawa terus dimaksimalkan.

Tahun ini, setidaknya 10 kelompok mendapatkan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperluas area budidaya. Jumlah luasan lahan mencapai 240 hektare dengan nilai bantuan sekitar Rp 9 miliar.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, kepastian bantuan tersebut diperoleh setelah dirinya bertemu dengan Direktur Rumput Laut KKP pada Senin (6/7). 

Pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama seluas 40-an hektare.

Baca Juga: Menggali Bekas Kerajaan Kalinyamat Bagian I: Struktur Bangunan Semakin Jelas, Butuh Perhatian Serius 

"Kami mendapatkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tahap pertama seluas 42-47 hektare. Kemungkinan dua minggu ini mulai dikerjakan dan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan," ungkapnya.

Dari total lahan tahap pertama tersebut, sekitar 3 hingga 5 hektare akan difungsikan sebagai kebun bibit. Proses budidaya akan didampingi oleh KKP supaya dapat berjalan lancar.

Selain penyediaan lahan produksi, pemerintah pusat juga akan memberikan berbagai sarana pendukung, mulai dari bibit, alat tanam, perahu panen hingga perahu untuk perawatan harian.

"Semua diberikan. Selain lahan produksi, juga ada bantuan perahu panen dan perahu untuk perawatan setiap hari," imbuhnya.

Setelah tahap pertama selesai, program akan dilanjutkan pada tahap kedua dengan luasan sekitar 190 hektare. 

Anggarannya telah tersedia. Tinggal menunggu penandatanganan kerja sama dengan Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa.

"Konsepnya sama. Diberikan fasilitas benih, alat-alat untuk menanam, alat panen dan lainnya. Tahun ini harapannya bisa selesai," jelasnya.

Pengembangan budidaya rumput laut tersebut akan dipusatkan di Kemujan dan melibatkan sekitar 10 hingga 11 kelompok pembudidaya. 

Meski demikian, Wiwit mengaku belum berani memastikan Kemujan akan menjadi pusat produksi rumput laut nasional. Sebab, seluruh kegiatan tetap harus menyesuaikan regulasi yang berlaku di kawasan BTN Karimunjawa.

"Harapannya memang begitu. Tapi kami sangat berhati-hati karena ini juga merupakan wilayah kewenangan BTN. Semua harus sesuai regulasi yang ada," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini masih terdapat kekurangan fasilitas penunjang berupa alat penjemur rumput laut. 

Bantuan tersebut direncanakan akan diusulkan pada tahun depan, agar kualitas hasil panen semakin baik.

"Untuk alat penjemur memang belum cukup. Tahun depan kami harapkan bisa mendapat bantuan, sehingga proses penjemuran tidak terlalu tebal dan kualitas rumput laut menjadi lebih bagus," singkatnya.

Di samping itu, budidaya rumput laut di Karimunjawa sendiri sebenarnya telah berlangsung sejak era 1990-an. 

Saat menjalankan program Ngantor di Desa di Karimunjawa beberapa waktu lalu, Wiwit mendapatkan usulan dan harapan masyarakat, agar pemerintah membantu pada sektor tersebut.

Selain di Kemujan, Pemkab Jepara juga melihat potensi pengembangan budidaya rumput laut di Desa Bondo. Wiwit juga berencana mengusulkan bantuan serupa, untuk kawasan tersebut pada tahun ini maupun tahun depan.

"Yang paling banyak diminta masyarakat memang pengembangan rumput laut. Kami akan terus memperjuangkannya. Kebetulan sekarang sudah mendapatkan dukungan, karena pemerintah pusat juga sedang fokus pada pengembangan rumput laut," tandasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#kemujan Karimunjawa #Petani Rumput Laut #budidaya rumput laut #rumput laut #kkp