Panjang Betonisasi Jalan Provinsi Jepara-Keling 3,3 Kilometer 

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 20:53 WIB
PENINGKATAN JALAN: Proses betonisasi Jalan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 3,3 km di Jepara - Keling mulai dikerjakan. (PEMPROV JATENG UNTUK RADAR KUDUS)
PENINGKATAN JALAN: Proses betonisasi Jalan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 3,3 km di Jepara - Keling mulai dikerjakan. (PEMPROV JATENG UNTUK RADAR KUDUS)

JEPARA – Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Jawa Tengah terus meratakan peningkatan infrastruktur jalan. Kali ini menyasar Japan Provinsi Jepara-Keling.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat. 

Peningkatan jalan dengan betonisasi di ruas Jepara-Keling, sepanjang sekitar 3,3 kilometer dimulai.

Pekerjaan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemprov Jateng tidak hanya meningkatkan kualitas konstruksi jalan, tetapi juga memperlebar badan jalan. 

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran aktivitas perekonomian masyarakat.

Sebagaimana diketahui, jalan tersebut merupakan jalur penghubung Jepara-Pati yang melewati Tayu.

Pengawas Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Akasio Da Assuncao menyebutkan, peningkatan jalan di ruas jalan Jepara-Keling dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan.

Pertama, paket reguler dan paket tambahan atau perkada. 

Paket reguler memiliki panjang penanganan 930 meter dengan nilai kontrak sekitar Rp 7 miliar. 

Pekerjaan telah dimulai pada 29 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.

Sementara itu, paket perkada mencakup penanganan sepanjang 2,4 kilometer, yang terbagi menjadi tiga segmen.

Segmen pertama sepanjang 1,4 kilometer, segmen kedua berupa pembangunan box culvert, sedangkan segmen ketiga sepanjang 900 meter. 

Seluruh ruas yang ditangani menggunakan rigid pavement.

“Paket reguler dan paket perkada ini totalnya sekitar 3,3 kilometer. Semuanya beton. Harus selesai tahun ini, termasuk pekerjaan box culvert,” jelasnya, pada Selasa (3/11).

Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan menghadapi tantangan cuaca ekstrem, karena pengecoran beton harus memperhitungkan temperatur udara.

Waktu pengecoran perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca, supaya pekerjaan berjalan sesuai ketentuan teknis.

Selain meningkatkan konstruksi jalan, Pemprov Jateng juga melakukan pelebaran badan jalan.

Sebelumnya, lebar jalan di sejumlah titik berkisar 5,8 hingga 6,8 meter.

Setelah ditingkatkan, badan jalan ditargetkan memiliki lebar 7,5 meter dengan tambahan bahu jalan masing-masing satu meter pada kedua sisi.

Total lebar jalan beserta bahu mencapai sekitar 9,5 meter.

Akasio menjelaskan, peningkatan tersebut diperlukan karena jalan sebelumnya sudah cukup lama digunakan. Ditambah telah mengalami penurunan kondisi, akibat aktivitas laju kendaraan berat. 

“Dengan badan jalan yang lebih lebar dan konstruksi beton, harapannya masyarakat lebih nyaman melintas, dan kegiatan perekonomian bisa berjalan lebih lancar,” pungkasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Jepara - keling jalan provinsi jepara peningkatan jalan jawa tengah