JEPARA – RSUD RA Kartini Jepara terus memperkuat layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah. Pengembangan dilakukan mulai layanan jantung, kemoterapi, bedah saraf, urologi hingga perawatan intensif.
Penguatan tersebut diarahkan untuk mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah sekaligus menurunkan angka kematian.
Direktur RSUD RA Kartini Jepara Hadi Sarwoko mengatakan rumah sakit terus berupaya meningkatkan kemampuan pelayanan agar masyarakat tidak harus pergi ke luar Jepara untuk mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Prinsipnya menurunkan angka rujukan dan menurunkan angka kematian,” kata Hadi Sarwoko.
“Tak perlu ke luar Jepara, di sini bisa kami layani,” lanjutnya.
Cath Lab Disiapkan untuk Layanan Jantung
Salah satu layanan yang dikembangkan adalah Cath Lab atau Catheterization Laboratory (laboratorium kateterisasi jantung).
Melalui pengembangan tersebut, RSUD RA Kartini menyiapkan layanan intervensi jantung, termasuk tindakan pemasangan stent atau yang umum dikenal masyarakat sebagai ring jantung.
Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan jantung di Jepara. Untuk pasien peserta BPJS Kesehatan, pembiayaan pelayanan mengikuti ketentuan dan indikasi medis yang berlaku.
Pengembangan Cath Lab diharapkan membuat masyarakat memiliki akses layanan jantung yang lebih dekat tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar Jepara.
Layanan Kemoterapi Dikembangkan
RSUD RA Kartini juga mengembangkan layanan kemoterapi.
Dengan tersedianya layanan tersebut, masyarakat Jepara yang membutuhkan terapi kanker memiliki alternatif pelayanan di rumah sakit daerah.
Pengembangan layanan dilakukan secara bertahap dengan dukungan tenaga medis, fasilitas, serta sarana penunjang yang dibutuhkan.
Bedah Saraf Mulai Dilayani
Wakil Direktur Pelayanan RSUD RA Kartini Jepara dr. Teguh Wibowo mengatakan pengembangan juga dilakukan pada layanan bedah saraf.
Layanan tersebut mulai diberikan pada bulan ini, termasuk penanganan yang berkaitan dengan sumsum tulang belakang.
Pengembangan layanan bedah saraf juga mendukung penanganan kasus seperti stroke dan kebutuhan tindakan operasi otak.
Untuk memperkuat layanan tersebut, RSUD RA Kartini didukung dokter yang memiliki pengalaman pendidikan di Korea selama enam tahun.
Tahun Depan Siapkan Bedah Mikro
Pengembangan layanan kesehatan RSUD RA Kartini berlanjut pada tahun depan melalui rencana pengembangan bedah mikro (microsurgery).
Untuk menunjang layanan tersebut, rumah sakit menyiapkan kebutuhan peralatan dengan nilai investasi sekitar Rp8 miliar hingga Rp10 miliar.
Selain itu, disiapkan intraoperative monitoring (IOM) atau pemantauan intraoperatif untuk mendukung tindakan pembedahan.
Penambahan fasilitas tersebut diharapkan semakin meningkatkan kemampuan RSUD RA Kartini dalam memberikan layanan spesialistik.
Bedah Urologi Ikut Dikembangkan
Layanan lain yang tengah diproses adalah bedah urologi.
Layanan ini mencakup penanganan gangguan pada sistem saluran kemih, termasuk kasus batu ginjal dan prostat.
Pengembangan layanan urologi menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jepara.
62 Pasien Masuk IGD Setiap Hari
Penguatan layanan juga dilakukan untuk mendukung pelayanan kegawatdaruratan.
RSUD RA Kartini mencatat sekitar 62 pasien per hari masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan dan perawatan.
Untuk pasien yang membutuhkan pemantauan lebih intensif, rumah sakit memiliki 20 tempat tidur High Care Unit (HCU).
HCU merupakan unit perawatan dengan tingkat pemantauan dan perawatan lebih tinggi dibanding ruang rawat biasa, tetapi belum memerlukan perawatan intensif seperti di ICU.
Selain HCU, RSUD RA Kartini memiliki dua ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk pasien yang membutuhkan pemantauan dan perawatan intensif.
Perkuat Layanan agar Rujukan Berkurang
Pengembangan berbagai layanan tersebut menjadi bagian dari strategi RSUD RA Kartini meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di Jepara.
Mulai Cath Lab, kemoterapi, bedah saraf, bedah mikro, urologi hingga layanan perawatan intensif terus dikembangkan sesuai kebutuhan.
Dengan dukungan tenaga medis, fasilitas dan peralatan yang semakin lengkap, RSUD RA Kartini menargetkan semakin banyak kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat ditangani di Jepara.
Langkah tersebut sekaligus mendukung prinsip rumah sakit untuk menurunkan angka rujukan dan menurunkan angka kematian.
Editor : M. Khoirul Anwar