Tiga Pengukir Jepara Berangkat ke Sarajevo 13 Oktober 2026

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 13:44 WIB
Sutrisno, Maestro Ukir Jepara
Sutrisno, Maestro Ukir Jepara

 

JEPARA – Tiga pengukir Jepara dijadwalkan berangkat ke Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, pada 13 Oktober 2026. Mereka akan mengerjakan sejumlah bagian Masjid Istiklal di kawasan Otoka.
Sutrisno, salah satu pengukir yang berangkat, mengatakan pekerjaan utama tim adalah mengganti enam pilar berukir yang mengalami kerusakan. Selain itu, tim juga menangani bagian tangga dan hiasan dinding masjid.

“Kalau pilar itu diganti total. Karena kalau ditambal, nanti karakter ukirannya berbeda,” kata Sutrisno saat ditemui di Jepara Carver, Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Senin (28/9/2026).

Pilar tersebut akan dibuat menggunakan kayu jati. Tim juga membawa peralatan kerja yang diperlukan untuk pengerjaan langsung di Sarajevo.

Siapkan Peralatan dari Jepara

Menurut Sutrisno, persiapan tidak hanya menyangkut bahan dan pengerjaan ukiran. Tim juga menyiapkan kebutuhan administrasi untuk membawa peralatan kerja ke luar negeri.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan barang bawaan dapat diperiksa ketika tiba di bandara. Karena itu, tim berharap dokumen pendukung melalui jalur diplomatik dapat membantu proses pemeriksaan tersebut.

Pekerjaan restorasi ditargetkan selesai dalam lima hari. Namun, waktu tambahan telah disiapkan dengan kemungkinan pengerjaan lembur apabila pekerjaan belum rampung sesuai jadwal.

Cuaca Jadi Perhatian

Secara teknis, Sutrisno tidak memperkirakan adanya kendala besar dalam pengerjaan. Kondisi cuaca Sarajevo menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan.

“Kalau teknis tidak ada masalah. Kemarin waktu ke sana sampai minus enam derajat, salju,” ujarnya.

 

Editor : M. Khoirul Anwar
Sarajevo Masjid Istiklal restorasi masjid ukiran jepara pengukir jepara