Dua Siswi MAN 1 Jepara Lolos Indonesian Youth Exchange ke Malaysia-Singapura

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 11:58 WIB
Risya Akmalia Salsabila
Risya Akmalia Salsabila

 

JEPARA – Dua siswi MAN 1 Jepara, Risya Akmalia Salsabila dan Arsyanda Putri Satyaningtyas, berhasil lolos sebagai delegasi Indonesian Youth Exchange (IYE) ke-8. Keduanya mengikuti program pertukaran pemuda di Malaysia dan Singapura selama empat hari.

Keikutsertaan dalam program tersebut menjadi pengalaman internasional pertama bagi Risya dan Arsyanda. Selama kegiatan, keduanya mengikuti pertukaran budaya, pengembangan diri, diskusi, presentasi, serta kerja kelompok bersama peserta dari berbagai daerah.

Sempat Khawatir Ikut Program Fully Funded

Risya mengaku sempat khawatir ketika pertama kali mendapat informasi mengenai program IYE. Keraguan tersebut muncul karena program yang ditawarkan bersifat fully funded.

Setelah memastikan kredibilitas program melalui media sosial, Risya akhirnya memutuskan mengikuti proses seleksi dan mempersiapkan diri.

Dalam persiapan, Risya menghadapi tantangan membagi waktu sekaligus mempelajari berbagai materi. Di antaranya pengetahuan mengenai negara tujuan dan kemampuan public speaking.

Sementara itu, Arsyanda menghadapi tantangan dalam koordinasi kelompok setelah dua anggota tim mengundurkan diri.

Belajar Mandiri dan Mengenal Budaya Baru

Selama berada di Malaysia dan Singapura, keduanya mendapatkan pengalaman baru mengenai kemandirian dan perbedaan budaya.

Risya mengaku kagum dengan kedisiplinan masyarakat Singapura. Kegiatan presentasi dan diskusi juga melatih kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta keberanian menyampaikan pendapat.

Pengalaman tersebut membuat keduanya tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai negara yang dikunjungi, tetapi juga belajar bekerja sama dengan peserta dari berbagai daerah.

Siswa MAN 1 Jepara Kembangkan Inovasi

IYE ke-8 juga menjadi ruang bagi Risya dan Arsyanda untuk mengembangkan inovasi bersama kelompok masing-masing.

Risya bergabung dalam divisi kesehatan. Bersama timnya, dia membuat aplikasi pemantauan kesehatan mental yang dilengkapi fitur mood journal dan ruang untuk mencurahkan perasaan.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi. Tim Risya berhasil meraih penghargaan Best Team dan Best Innovation.

Sementara itu, Arsyanda bergabung dalam divisi lingkungan. Bersama timnya, dia mengembangkan Eco Vanguard, aplikasi yang membantu masyarakat memilah sampah organik dan nonorganik.

Arsyanda Putri Satyaningtyas
Arsyanda Putri Satyaningtyas

 

Aplikasi tersebut menggunakan sistem penghargaan sebagai bentuk motivasi bagi masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah.

Berharap Siswa Lain Berani Ikut Program Internasional

Bagi Risya dan Arsyanda, pengalaman mengikuti IYE bukan sekadar kesempatan pergi ke luar negeri.

Keduanya mendapatkan pengalaman belajar mandiri, bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kritis, meningkatkan kemampuan bahasa, sekaligus memperluas pengetahuan umum.

Keduanya berharap semakin banyak siswa MAN 1 Jepara yang berani mengikuti program internasional dan memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di luar lingkungan sekolah.

Editor : M. Khoirul Anwar
Siswa Jepara Indonesian Youth Exchange IYE ke-8 prestasi pelajar MAN 1 jepara