Srikandi PLN UIK Tanjung Jati B Perkuat Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 15:34 WIB
Lejar Dwi Puspitaningrum (K3 dan srikandi PLN).
Lejar Dwi Puspitaningrum (K3 dan srikandi PLN).

Jepara, 22 September 2026 — Srikandi PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B (UIK TJB) turut mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan saling menghormati melalui sosialisasi pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja yang digelar di PT Formosa Bag Indonesia, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 peserta dan menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman pekerja mengenai bentuk-bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, upaya pencegahan, serta pentingnya membangun budaya kerja yang saling menghormati.

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Sofwani Anang Ru’yat, menegaskan bahwa lingkungan kerja yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

Baca Juga: Raih Predikat Platinum P2HIV AIDS, Perusahaan di Lingkungan PLTU Tanjung Jati B Perkuat Edukasi

“Lingkungan kerja yang aman dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pekerja memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang saling menghormati. Karena itu, edukasi dan peningkatan kesadaran menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas,” ujar Sofwani.

Materi mengenai pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual disampaikan oleh Lejar Dwi Puspitaningrum, dari bidang K3 dan Srikandi PLN.

Lejar menjelaskan bahwa pencegahan perlu dimulai dengan kemampuan setiap individu untuk mengenali tindakan yang berpotensi menjadi kekerasan atau pelecehan seksual.

“Pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja dimulai dari kesadaran untuk saling menghormati. Setiap orang perlu memahami batasan pribadi, menjaga komunikasi dan perilaku profesional, serta berani mengambil langkah yang tepat ketika menemukan tindakan yang tidak semestinya,” jelas Lejar.

Baca Juga: Media Hangout PLN UIK Tanjung Jati B Perkuat Sinergi Media dan Pemberdayaan Desa Tempur

Menurut Lejar, edukasi juga diperlukan agar pekerja mengetahui bahwa lingkungan kerja harus menjadi ruang yang memberikan rasa aman bagi semua pihak.

“Kita ingin membangun budaya kerja di mana setiap orang merasa aman untuk bekerja, berkomunikasi, dan menyampaikan apabila mengalami atau melihat tindakan yang tidak sesuai. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, aspek ketenagakerjaan dalam kegiatan turut mendapat perhatian melalui materi yang disampaikan oleh Ibu Mukti dan Ibu Tanti, Pengawas Ketenagakerjaan Satwasker Wilayah Pati.

Keduanya memberikan pemahaman mengenai aspek ketenagakerjaan serta pentingnya menjaga hubungan kerja yang sehat dan profesional.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran seluruh peserta mengenai pentingnya menciptakan tempat kerja yang aman, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan serta pelecehan seksual.

Melalui peran Srikandi PLN, PLN UIK Tanjung Jati B terus mendukung berbagai kegiatan edukasi yang mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat, aman, inklusif, dan profesional.

Editor : Mahendra Aditya
PT Formosa Bag Indonesia pelecehan seksual di tempat kerja lingkungan kerja aman PLN UIK Tanjung Jati B Srikandi PLN