JEPARA — Korban KM Virgo Transport 8 terakhir asal Jepara, yang sebelumnya masih dalam pencarian akhirnya teridentifikasi.
Korban tersebut ialah Ilham Mukhamad Rojab (21), warga RT 4/RW 1 Desa Bantrung, Kecamatan Batealit.
Ilham dikabarkan telah teridentifikasi pada Sabtu (26/9) pagi.
Jenazah saat ini masih dalam proses administrasi, untuk dipulangkan dari Banjarmasin menuju Semarang.
Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar membenarkan informasi tersebut.
Pemkab Jepara, sebutnya, akan mengawal proses pemulangan jenazah hingga tiba di Jepara.
"Info dari Basarnas dan keluarga yang di sana (Banjarmasin, red) benar. Kalau mas Ilham teridentifikasi," ucapnya, Sabtu (26/9).
Gus Hajar menyebutkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi terkait proses pemulangan korban.
Pada saat yang sama, Kepala Dinsospermades Kabupaten Jepara Muh Ali melalui Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial (RPJS) Iman Bagus Sesulih menyatakan, informasi identifikasi Ilham diperoleh dari pihak keluarga pada Sabtu pagi.
"Iya, kami sekarang masih menunggu proses pemulangannya," jelasnya.
Jenazah Ilham rencananya diterbangkan dari Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, menuju Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Selanjutnya, Dinsospermades bersama keluarga akan menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka dan dikebumikan di Jepara.
Semula, identifikasi Ilham diperkuat sejumlah ciri fisik dan barang yang melekat pada tubuh korban.
Di antaranya kunci mobil yang masih menempel pada pakaian, serta kaus lengan pendek bertuliskan "Sumber Berkah Ekspedisi Kalimantan Sulawesi" berwarna merah marun.
Selain itu, terdapat ciri fisik berupa tinggi badan sekitar 170-175 sentimeter.
Rambut yang hampir menghilang dengan panjang sekitar 11 sentimeter.
Gigi relatif rata, serta tahi lalat pada dada atas dan bagian punggung.
Korban juga memiliki stretch mark pada lipatan pinggang kanan dan kiri, serta bekas luka pada bagian luar lengan atas dengan lebar sekitar dua sentimeter.
Pada bagian gigi depan rahang atas sebelah kiri juga terdapat bekas tambalan.
Termasuk ciri lain yang memperkuat identifikasi, tidak ditemukan tato pada tubuh korban.
"Belum pasti (pemulangan jenazah, red). Masih menunggu informasi lebih lanjut, kapan dan pukul berapa," ujarnya.
Kendati demikian, Iman akan melakukan penjemputan menggunakan ambulans dari RSUD Kartini,di Bandara Ahmad Yani, jika jenazah korban sudah diterbangkan.
"Ini masih menunggu proses administrasi dan pemulangan dari Banjarmasin menuju Semarang," tegasnya.
Teridentifikasinya Ilham, membuat tiga warga Jepara yang menjadi korban KM Virgo Transport 8 kini diketahui statusnya.
Ilham Mukhamad Rojab, warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, ditemukan meninggal dunia dan saat ini dalam proses pemulangan ke Jepara.
Kemudian Mashudi (27), warga Dukuh Karang Sondo RT 38/RW 6, Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, juga ditemukan meninggal dunia.
Jenazah Mashudi telah dipulangkan dan dimakamkan di pemakaman Mboto, RW 5 Desa Plajan, pada Jumat (25/9) siang.
Sementara Abdul Kholeq (25), warga RT 4/RW 1 Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, ditemukan selamat.
Kholeq sebelumnya bertahan dan terombang-ambing di atas sekoci selama sekitar sembilan jam, bersama penumpang lainnya sebelum akhirnya diselamatkan.(fik)
Editor : Ali Mustofa