JEPARA — Ratusan warga dan rekan sesama sopir ekspedisi mengantarkan jenazah Mashudi (27), korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, ke peristirahatan terakhirnya, pada Jumat (25/9).
Suasana haru masih menyelimuti rumah duka di Dukuh Karang Sondo RT 38/RW 6 hingga Pemakaman Umum Mboto RW 5, Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji.
Usai salat Jumat, warga Desa Plajan bersama rekan-rekan Mashudi turut menyolati jenazah sebelum prosesi pemakaman dimulai.
Sebelumnya, doa dan tahlil juga digelar di rumah duka.
Setelah rangkaian doa selesai, sekitar pukul 13.30, jenazah Mashudi dibawa menuju pemakaman yang berjarak tidak jauh dari rumah duka.
Sekretaris Desa Plajan Sholikhin mengatakan, Mashudi dimakamkan di pemakaman umum Mboto, berdekatan dengan makam simbahnya.
Sebelum peti dibawa ke pemakaman, keluarga diberi kesempatan untuk melihat kondisi Mashudi untuk terakhir kalinya.
Peti jenazah dibuka dan keluarga menyampaikan penghormatan terakhir. Memanjatkan doa-doa baik.
Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru.
Setelah keluarga merasa cukup dan berusaha mengikhlaskan kepergian Mashudi, peti kembali ditutup untuk kemudian dimakamkan.
Prosesi pemakaman berlangsung singkat.
Namun, suasana haru terasa kuat di antara keluarga, warga, hingga teman Mashudi.
Kehadiran ratusan orang membuat suasana pemakaman berbeda dari biasanya.
Kediaman, masjid dan area pemakaman dipenuhi warga yang datang untuk memberikan salam terakhir.
Bagi rekan sesama sopir ekspedisi, kepergian Mashudi tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga.
Sosoknya juga membekas dalam ingatan orang-orang yang selama ini mengenalnya dalam aktivitas pekerjaan.
Satu per satu rekan kerja dan warga datang, berdiri di sekitar liang lahat, hingga akhirnya Mashudi dikebumikan di pemakaman umum Mboto.
Jumat (25/9) siang menjelang sore, keluarga melepas Mashudi untuk selamanya. Suasana tampak hening ketika azan dan iqamah dikumandangkan, sebelum peti yang berisi jasad Mashudi dikubur dengan tanah.
Mashudi adalah satu dari tiga warga Jepara yang menjadi korban, atas tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Ia teridentifikasi setelah hari ke-12, pada Kamis (24/9). Setelah diketahui identitasnya secara jelas, kemudian ia diterbangkan dari Banjarmasin ke Semarang.
Pihak keluarga kemudian menjemput pada Jumat (25/9) pagi. Hingga ia dikebumikan menjelang sore.(fik)
Editor : Mahendra Aditya