Korban KM Virgo Asal Desa Plajan Jepara Ditemukan Meninggal Dunia, Dipulangkan dengan Pesawat

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 05:40 WIB
PEDULI: Wabup Jepara M. Ibnu Hajar didampingi jajaran, melakukan anjangsana ke rumah keluarga Mashudi (alm) yang berada di Desa Plajan Kecamatan Pakis Aji, pada Kamis (17/9) lalu. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
PEDULI: Wabup Jepara M. Ibnu Hajar didampingi jajaran, melakukan anjangsana ke rumah keluarga Mashudi (alm) yang berada di Desa Plajan Kecamatan Pakis Aji, pada Kamis (17/9) lalu. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Kabar duka kembali datang, usai insiden kecelakaan KM Virgo Transport 8. 

Setelah tenggelam sejak Minggu (13/9), serta pencairan hari ke-12, korban asal Jepara berhasil ditemukan dan diidentifikasi.

Mashudi, warga Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, yang menjadi salah satu korban kapal tenggelam di Perairan Masalembo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah saat ini tengah dipersiapkan untuk dipulangkan ke Jepara, pada Jumat (25/9).

Pemulangan akan dilakukan menggunakan pesawat dari Banjarmasin menuju Semarang. 

Sesampainya di Semarang, jenazah akan dijemput menggunakan mobil Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara 

Kepala Dinsospermades Jepara Muh Ali melalui Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial (RPJS) Iman Bagus Sesulih mengatakan, pihaknya telah menerima kepastian terkait ditemukannya Mashudi.

"Kami mendapatkan informasi, sudah dipastikan jika mas Mashudi ditemukan (dalam keadaan meninggal, red)," ungkapnya, Kamis (24/9) pukul 23.42.

Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait pemulangan jenazah.

Kabar terbaru yang diterima, peti jenazah Mashudi telah dinaikkan ke ambulans. Kini, menunggu proses penerbangan untuk dipulangkan ke Jawa Tengah, Jepara.

Rencananya, pemulangan jenazah menggunakan pesawat dari Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor menuju Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Semula, Iman berkoordinasi apakah jenazah akan dipulangkan ke rumah duka pada Kamis (24/9) malam hari atau Jumat (25/9) dini hari.

"Iya, sudah kami konfirmasi karena tidak ada penerbangan (Kamis, red) malam, sehingga jenazah akan dipulangkan pada Jumat (25/9) siang," ucapnya.

Hingga kini, Dinsospermades Jepara masih menunggu jadwal pasti dari otoritas setempat.

Ada beberapa pilihan jadwal penerbangan, seperti pada pukul 06.50, 10.25, atau 13.50.

"Sedang diusahakan tiket untuk pulang Jumat (25/9). Kami yang akan menjemput di Bandara Ahmad Yani Semarang," imbuhnya.

Dari Jepara, terdapat tiga orang yang menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9), di Perairan Masalembo atau Laut Jawa.

Kapal feri penumpang dan kargo Ro-Ro tersebut tenggelam sekitar pukul 02.00 WITA atau 01.00 WIB.

Selain Mashudi yang telah ditemukan meninggal dunia, terdapat Ilham Mukhamad Rojab (21), warga RT 4/RW 1 Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, yang hingga kini masih belum ditemukan.

Sementara itu, Abdul Kholeq (25), warga RT 4/RW 1 Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Jepara, ditemukan selamat.

Ia bertahan dan terombang-ambing di atas sekoci, selama kurang lebih sembilan jam. Tak sendiri, Kholeq bersama penumpang lainnya, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

Kholeq telah pulang dan sampai di rumah pada Sabtu (19/9). Kini menjalani masa pemulihan. (fik)

Editor : Zainal Abidin RK
korban KM Virgo Korban KM Virgo selamat warga Jepara korban KM Virgo Korban KM Virgo Meninggal Dunia pemulangan korban KM Virgo