Insiden KM Virgo, Warga Jepara Ditemukan Meninggal Dunia di Hari ke-12

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 05:37 WIB
MENUNGGU KEPULANGAN: Rumah duka Mashudi (alm), salah satu korban KM Virgo 8 asal Jepara yang ditemukan meninggal dunia dan teridentifikasi pada hari ke-12. Jenazah akan dipulangkan pada Jumat (25/9). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
MENUNGGU KEPULANGAN: Rumah duka Mashudi (alm) di Desa Plajan, Pakis Aji, salah satu korban KM Virgo 8 asal Jepara yang ditemukan meninggal dunia dan teridentifikasi pada hari ke-12. Jenazah akan dipulangkan pada Jumat (25/9). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Setelah 12 hari dalam pencarian, kabar duka akhirnya diterima keluarga Mashudi (27) warga Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara.

Ia menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa. 

Mashudi teridentifikasi sebagai salah satu dari enam jenazah. Ia berhasil ditemukan oleh Tim Basarnas dan diidentifikasi Tim DVI Polda Kalimantan Selatan, pada Kamis (24/9).

Kepala Dinsospermades Kabupaten Jepara Muh Ali melalui Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial (RPJS) Iman Bagus Sesulih mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi mengenai identifikasi tersebut dari Tim DVI Polda Kalimantan Selatan pada Kamis (24/9) malam.

Usai insiden pada Minggu (13/9) dini hari, hingga kini pada hari ke-12 pencarian korban KM Virgo Transport 8, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah.

Sebelumnya, dalam keterangan resminya Kepala Basarnas RI M. Syafii mengatakan tim gabungan kembali mengevakuasi 14 korban meninggal dari dalam badan Kapal Virgo.

Selain Mashudi dari Jepara, lima korban lain ialah Deny Dwi Saputra (32), asal Boyolali, Jawa Tengah. Kemudian Abdul Fikri (27) asal Purbalingga, Jawa Tengah.

Lalu Tuti (29) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Feris Sudaryanto (37) asal Lampung Tengah. Serta Aditya Firmansyah (19) asal Kediri, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang diterima, pada Kamis (24/9) telah dilakukan pemeriksaan dan yang teridentifikasi ada 20 orang.

Serta masih dalam proses dan belum teridentifikasi 22 orang.

Proses identifikasi dilakukan secara mendalam. Menggunakan ciri sekunder, primer, rekam media, gigi ataupun properti yang melekat pada diri korban.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian, khususnya melalui penyelaman di dalam badan kapal.

Hingga Kamis (24/9), tercatat 150 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. 

Sementara itu, 93 orang masih dalam pencarian.

Total data manifest penumpang kapal KM Virgo Transport 8 tercatat sebanyak 243 orang.

Serta terdapat sejumlah penumpang yang diketahui juga tidak tercatat dalam manifest.

Dari Jepara, terdapat tiga orang yang menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9) di Perairan Masalembo atau Laut Jawa.

Kapal feri penumpang dan kargo Ro-Ro tersebut tenggelam sekitar pukul 02.00 WITA atau 01.00 WIB.

Selain Mashudi yang telah ditemukan meninggal dunia, terdapat Ilham Mukhamad Rojab (21), warga RT 4/RW 1 Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, yang hingga kini masih belum ditemukan.

Sementara itu, Abdul Kholeq (25), warga RT 4/RW 1 Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Jepara, ditemukan selamat.

Ia bertahan dan terombang-ambing di atas sekoci selama kurang lebih sembilan jam bersama penumpang lainnya sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

Kholeq telah pulang dan sampai di rumah pada Sabtu (19/9). 

Setelah terpental dari KM Virgo Transport 8 usai dihantam ombak, otot kakinya putus. Ia kini, tengah menjalani masa pemulihan.(fik)

Editor : Zainal Abidin RK
korban KM Virgo Korban KM Virgo selamat Korban KM Virgo Jepara Korban KM Virgo Meninggal Dunia pemulangan korban KM Virgo