JEPARA – Sebanyak 30 industri kecil dan menengah (IKM) binaan Dekranasda Kabupaten Jepara mengikuti Roadshow Business Matching 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembekalan untuk membuka akses pasar dan memperkuat peluang kemitraan dengan calon pembeli.
Roadshow digelar Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS), Kamis (24/9/2026).
Kegiatan dilaksanakan secara daring dari Ruang Rapat Sosrokartono.
IKM Disiapkan Bertemu Pasar
Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Inez Hajar mengatakan business matching memberi kesempatan kepada pelaku usaha untuk mengukur kesiapan produk sebelum masuk pasar yang lebih luas.
Kesiapan tersebut meliputi legalitas, kualitas produk, kapasitas produksi, kemasan, katalog, branding, hingga kemampuan memenuhi kebutuhan pasar.
“Saya berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengukur kesiapan masing-masing usaha,” kata Inez.
Dekranasda Jepara saat ini memiliki 90 IKM binaan. Dari jumlah tersebut, 30 IKM mengikuti kegiatan business matching.
Dibekali Strategi Ekspor
Ketua Tim Bidang Pengembangan Kelembagaan Provinsi Direktorat P2IE Kementerian Perdagangan RI Samuel Lobi Pasca mengatakan pemerintah terus mendorong UMKM agar naik kelas.
Pelaku usaha, menurut dia, perlu memahami strategi memasuki pasar global serta memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional.
Informasi pasar juga perlu diintegrasikan dengan produk yang dihasilkan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di pasar internasional.
Melalui business matching, peluang kerja sama antara pelaku usaha dengan calon mitra diharapkan dapat berkembang menjadi transaksi dan kemitraan usaha.
Editor : M. Khoirul Anwar