Ekspor Jepara Tembus Rp9,53 Triliun, Furnitur Kayu Jadi Penggerak

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB
FORUM: Roadshow Business Matching 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS), Kamis (24/9/2026).
FORUM: Roadshow Business Matching 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS), Kamis (24/9/2026).

 

JEPARA – Nilai ekspor Kabupaten Jepara sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp9,53 triliun. Furnitur kayu menjadi salah satu sektor utama dengan kontribusi sekitar Rp3,29 triliun atau 34,5 persen dari total ekspor.

Produk furnitur kayu Jepara juga telah menjangkau 114 negara tujuan ekspor. Capaian tersebut menjadi modal bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk memperluas akses ke pasar global.

Data tersebut disampaikan dalam Roadshow Business Matching 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Export Center Surabaya (ECS), Kamis (24/9/2026).

Pasar Global Tak Hanya untuk Usaha Besar

Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Inez Hajar mengatakan capaian ekspor tersebut menunjukkan produk Jepara memiliki pasar dan daya saing di tingkat internasional.

Namun, akses pasar global diharapkan tidak hanya dinikmati pelaku usaha berskala besar.

Dekranasda Kabupaten Jepara saat ini memiliki 90 IKM binaan. Sebanyak 30 IKM mengikuti Roadshow Business Matching 2026 untuk mendapatkan pembekalan terkait ekspor.

“Saya berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengukur kesiapan masing-masing usaha, mulai dari legalitas, kualitas dan kapasitas produksi, kemasan, katalog, branding, hingga kemampuan memenuhi kebutuhan pasar yang dituju,” kata Inez.

IKM Didorong Naik Kelas

Ketua Tim Bidang Pengembangan Kelembagaan Provinsi Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor (P2IE) Kementerian Perdagangan RI Samuel Lobi Pasca mengatakan pemerintah terus mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu menembus pasar global.

Menurut dia, pelaku usaha perlu memahami strategi memasuki pasar internasional, memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional, serta membuka akses menuju pasar ekspor.

Informasi mengenai pasar global juga perlu diintegrasikan agar produk UMKM dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan konsumen internasional.

Editor : M. Khoirul Anwar
ekspor jepara IKM Jepara pasar global umkm jepara furnitur jepara