Korban KM Virgo Asal Jepara Selamat, Dapat Bantuan Pengobatan hingga Rp20 Juta

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:13 WIB
PEDULI: Abdul Kholeq (25), warga RT 4/RW 1 Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, telah sampai ke rumah dalam keadaan selamat. (DINSOSPERMADES JEPARA UNTUK RADAR KUDUS)
PEDULI: Abdul Kholeq (25), warga RT 4/RW 1 Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, telah sampai ke rumah dalam keadaan selamat. (DINSOSPERMADES JEPARA UNTUK RADAR KUDUS)

JEPARA — Abdul Kholeq (25), warga RT 4/RW 1 Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, salah satu korban KM Virgo Transport 8 yang ditemukan selamat, mendapat bantuan biaya pengobatan hingga Rp 20 juta.

Bantuan tersebut merupakan plafon maksimal biaya pengobatan bagi korban selamat. 

Berdasarkan hasil asesmen Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, biaya pengobatan Kholeq tidak sampai mencapai batas maksimal tersebut.

Kepala Dinsospermades Jepara Muh Ali melalui Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial (RPJS) Iman Bagus Sesulih mengatakan, seluruh biaya pengobatan Kholeq hingga saat ini tidak dibebankan kepada keluarga.

Baca Juga: Korban KM Virgo Transport 8 akan Dapat Santunan Rp70 Juta, Dua Warga Jepara Masih Dicari

"Alhamdulillah, pembiayaan tidak sampai Rp 20 juta sehingga keluarga tidak mengeluarkan biaya sepeser pun," ucapnya, pada Rabu (23/9).

Selain biaya pengobatan, kepulangan Kholeq dari Banjarmasin menuju Jepara juga tidak dibebankan kepada keluarga. 

Pemulangan korban dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kholeq diterbangkan dari Banjarmasin menuju Bandara Ahmad Yani Semarang. 

Dari sana, ia dijemput keluarganya dan kemudian kembali ke rumah, pada Sabtu (19/9).

Pada Senin (21/9), Kholeq melanjutkan pemeriksaan kesehatan di RSUD Kartini Jepara, dengan menggunakan sisa plafon bantuan pengobatan dari Banjarmasin.

Dari plafon maksimal Rp 20 juta tersebut, masih tersisa sekitar Rp 5 juta. 

Selain itu, Kholeq juga mendapat fasilitas alat bantu berupa kursi roda.

"Alhamdulillah, hari ini kondisi Kholeq sudah membaik, baik secara jasmani maupun rohani," imbuhnya.

Kholeq merupakan satu dari tiga warga Jepara yang menjadi korban insiden KM Virgo Transport 8. 

Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 10.13 WIB.

Kapal kemudian mengalami insiden kecelakaan pada Minggu (13/9) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA atau 01.00 WIB, setelah diterjang ombak besar di Perairan Masalembo, Laut Jawa.

Berdasarkan data manifest, jumlah penumpang KM Virgo Transport 8 mencapai 243 orang.

Selain Kholeq, dua warga Jepara lainnya yakni Mashudi (27) asal Dukuh Karang Sondo RT 38/RW 6 Desa Plajan Pakis Aji. 

Serta Ilham Mukhamad Rojab (21), warga RT 4/RW 1 Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, hingga Rabu (23/9) masih belum ditemukan.

Keluarga kedua korban juga masih menunggu perkembangan proses pencarian.

Iman menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Jepara masih menunggu informasi terbaru terkait proses pencarian dan penanganan dua warga tersebut.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Abdul Kholeq korban KM Virgo 8 Selamat Kesaksian korban KM Virgo warga Jepara korban KM Virgo bantuan berobat