Akses Tempur Mulus, 16,99 Kilometer Masuk Finishing

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 19:06 WIB
JOSJIS: Akses utama menuju Desa Tempur Jepara sepanjang 16,99 kilometer segera mulus.
JOSJIS: Akses utama menuju Desa Tempur Jepara sepanjang 16,99 kilometer segera mulus.

 

JEPARA – Akses utama menuju dan dari Desa Tempur segera mulus. Proses pengaspalan hotmix ruas Damarwulan–Duplak sepanjang 16,99 kilometer kini memasuki tahap akhir. Dinas PUPR Jepara menargetkan seluruh badan jalan rampung diaspal dan dilengkapi marka jalan pada pertengahan pekan ini.

Akses Utama Desa Tempur Diperbaiki

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jepara Hery Yulianto mengatakan, ruas Damarwulan–Duplak merupakan jalur utama menuju dan dari Desa Tempur yang juga dikenal sebagai salah satu desa wisata.

Pengaspalan hotmix telah dimulai sejak awal Agustus. Proyek strategis tersebut mendapat pagu anggaran dari APBD Jepara sebesar Rp4,9 miliar.

Selain pengaspalan, badan jalan juga diperlebar dan dibeton. Pekerjaan beton terutama dilakukan pada sejumlah bagian dengan tikungan yang curam dan tajam.

“Dua hingga tiga hari sudah rampung semua. Tinggal finishing saja, nanti juga diberi marka jalan. Ini juga bagian Jepara Mulus sesuai instruksi Bupati Witiarso Utomo,” kata Hery, didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jepara Dimas Hanantiyo, Senin (7/9/2026).

Perbaikan akses tersebut menjadi perhatian setelah longsor pada awal tahun sempat memutus jalur menuju dan dari Tempur. Ribuan warga sempat terisolir akibat bencana tersebut.

Kondisi jalan juga sempat diperparah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan munculnya sejumlah lubang dengan diameter dan kedalaman yang bervariasi.

Jalur Kaliombo–Tempur Disiapkan

Tak berhenti di ruas Damarwulan–Duplak, Pemkab Jepara juga menyiapkan perbaikan jalur Kaliombo–Tempur.

Hery menyebut, ruas sepanjang 4,344 kilometer itu direncanakan mendapat pekerjaan pembetonan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat.

“Rencananya, IJD masuk ke sana (Tempur),” ujarnya.

Perbaikan tersebut diharapkan semakin memperkuat konektivitas menuju kawasan Tempur, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Jalur Alternatif Sumanding–Tempur Mulai Digarap

Sementara itu, jalur alternatif Sumanding–Tempur juga disiapkan untuk dikerjakan pada akhir 2026.

Pemkab Jepara mengalokasikan Rp1,5 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk membentuk badan jalan yang saat ini masih berupa tanah.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan yakni menurunkan permukaan jalan pada bagian yang memiliki tanjakan terlalu tinggi dan curam. Pekerjaan tersebut berada di jalur dari rest area pertama hingga Nganguk.

“Nanti tahun 2027 pekerjaan dilanjutkan lagi pakai APBD Jepara,” jelas Hery.

Warga Tempur menyambut baik perbaikan sejumlah akses tersebut. Salah satunya Ahmadi yang berharap jalan hotmix yang menjadi tumpuan aktivitas warga bisa bertahan lama.

Menurut dia, akses tersebut penting untuk menunjang berbagai kebutuhan masyarakat, mulai ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga sektor wisata.

“Kita juga senang karena sudah ada jalur alternatif via Sumanding. Jalur ini penting jika sewaktu-waktu terjadi longsor, masih ada akses jalan yang bisa dilalui,” tandasnya.

Editor : M. Khoirul Anwar
infrastruktur Jepara Jalan Tempur Jepara dinas pupr jepara desa tempur Jepara Mulus