Warga Sekuro Senang, Jalan Provinsi Jepara Mulai Dicor hingga Terasa Semulus Tol

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 08:43 WIB
COR BETON: Para pengguna jalan melintas di Jalan Provinsi Jawa Tengah ruas Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo, Jepara, pada Kamis (3/9). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
COR BETON: Para pengguna jalan melintas di Jalan Provinsi Jawa Tengah ruas Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo, Jepara, pada Kamis (3/9). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA – Suasana di ruas Jalan Provinsi Jawa Tengah yang melintasi Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Jepara, terlihat berbeda pada Kamis (3/9) sore.

Aktivitas pembangunan jalan membuat kawasan tersebut lebih ramai dibanding biasanya.

Sejumlah warga tampak menikmati waktu sore di sekitar rumah sembari memperhatikan proses perbaikan jalan.

Sementara itu, beberapa pekerja masih terlihat menyelesaikan pekerjaan di lokasi sebelum akhirnya meninggalkan area proyek.

Perubahan paling terlihat berada di lajur utara. Bagian jalan tersebut telah selesai dicor dan kini telah berusia sekitar dua pekan.

Permukaan jalan yang sebelumnya banyak dikeluhkan karena kondisi yang kurang nyaman, kini mulai tampak lebih rata dan mulus.

Bagi warga Sekuro, perbaikan tersebut bukan hanya mengubah tampilan jalan.

Mereka berharap pengecoran mampu memberikan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko kendaraan harus menghindari lubang yang selama ini berada di sejumlah titik.

“Perbaikan jalan ini jadi bagus. Bisa menghindari lubang di jalan. Ini sudah lama tidak diperbaiki,” ujar Abdul Khotib, warga RT 11/RW 3, Desa Sekuro.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang memilih meningkatkan kondisi jalan melalui pengecoran.

Menurutnya, pekerjaan tersebut akan semakin terasa manfaatnya apabila dilanjutkan hingga titik-titik lain yang membutuhkan penanganan.

“Peningkatan jalan ini langsung dicor, bagus,” tambahnya sembari menunjukkan kondisi jalan yang telah diperbaiki.

Abdul bahkan menggambarkan perubahan tersebut dengan perumpamaan yang cukup sederhana. Menurutnya, jalan yang kini telah dicor terasa jauh lebih nyaman untuk dilalui.

“Jalan jadi mulus, setingkat tol,” katanya sambil terkekeh.

Dampak perbaikan jalan juga mulai dirasakan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di sepanjang jalur tersebut.

Syamsul, pedagang martabak asal Tegal, merupakan salah satu pelaku usaha yang setiap hari berjualan di ruas Jalan Provinsi Sekuro.

Ia mengaku telah hampir empat tahun mencari nafkah dari berjualan di kawasan tersebut.

Namun, selama kurun waktu tersebut, ia belum melihat adanya perbaikan jalan seperti yang berlangsung saat ini.

“Jualan sudah hampir jalan empat tahun. Selama ini belum ada perbaikan jalan,” ungkapnya.

Menurut Syamsul, jalan yang lebih baik tidak hanya memberikan kemudahan bagi kendaraan. Kondisi jalan yang nyaman juga dapat memengaruhi aktivitas pembeli yang hendak mampir ke tempat usahanya.

Ia berharap pengerjaan dapat segera dituntaskan sehingga arus kendaraan kembali berjalan normal.

Dengan lalu lintas yang lancar, ia optimistis aktivitas perdagangan warga di sepanjang jalan tersebut juga ikut bergerak.

“Harapan saya selaku pedagang, dengan jalan yang bagus bisa maju. Ketika lalu lintas normal, lancar, pembeli juga nyaman,” ujarnya.

Perbaikan jalan dengan sistem pengecoran yang dilakukan secara bertahap kini menjadi harapan baru bagi masyarakat Sekuro.

Selain mengurangi gangguan akibat jalan berlubang, kondisi jalan yang lebih baik diharapkan turut meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Warga lainnya, Saputro, juga menyambut positif perubahan tersebut. Ia merasa senang karena jalan yang setiap hari dilewati masyarakat kini mendapatkan perhatian dan mulai diperbaiki.

“Ya ini tambah baik,” katanya singkat.

Sementara itu, Ketua Pokja Wilayah Jepara Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Parjo, menjelaskan bahwa pekerjaan peningkatan jalan di ruas tersebut menggunakan konstruksi beton.

Menurutnya, konstruksi yang digunakan memiliki mutu B0 dan FS 45. Untuk paket pekerjaan di ruas Sekuro, penanganan jalan direncanakan mencapai panjang sekitar 750 meter.

Pekerjaan tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp7,9 miliar.

Tidak hanya di Sekuro, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan paket pekerjaan lain dengan nilai anggaran sekitar Rp29,2 miliar.

Penanganan tersebut mencakup sejumlah ruas mulai dari Sekuro, Kelet, hingga kawasan sekitar Jembatan Kali Sentreng.

“Yang Rp29,2 miliar akan dilaksanakan nyambung beton di Sekuro, Kelet. Untuk Jembatan Kali Sentreng saat ini masih dalam proses tender,” jelas Parjo.

Dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, masyarakat berharap perbaikan tidak berhenti di satu titik.

Jalan yang semakin mulus diharapkan mampu membuat perjalanan lebih nyaman, memperlancar mobilitas warga, sekaligus memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi di sepanjang jalur Jepara tersebut. (fik)

Editor : Ali Mustofa
pembangunan jalan jepara perbaikan jalan jalan provinsi pengecoran