JEPARA — Kursi pimpinan tertinggi di Mapolres Jepara kembali berganti wajah.
Belum genap setahun menempati ruang kerja Kapolres, AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M., harus meninggalkan Bumi Kartini.
Perjalanan tujuh bulan Hadi di Jepara berakhir, sejurus keluarnya dua Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.
Dalam telegram bernomor ST/1878/VIII/KEP./2026 dan ST/1879/VIII/KEP./2026 itu, namanya tercatat mendapat tugas baru di lingkungan Polda Jawa Tengah. Naik jabatan.
Tongkat komando Polres Jepara kini berpindah kepada AKBP Keris Aji Wibisono, S.H., S.I.K., M.H., M.M.
Perwira 41 tahun ini, sebelumnya bertugas di jajaran SSDM Polri. Kehadirannya akan membawa pengalaman reserse sekaligus pengelolaan sumber daya manusia ke Jepara.
Bagi Hadi, Jepara menjadi salah satu persinggahan dalam perjalanan kariernya sebagai perwira kepolisian.
Ia mulai bertugas sebagai Kapolres Jepara pada Januari 2026.
Dalam waktu sekitar tujuh bulan, sejumlah perkara menonjol sempat menyita perhatian publik. Menjadi warna dari dinamika penegakan hukum di wilayah ini.
Di antaranya kasus minuman keras gingseng oplosan yang menelan korban jiwa pada Februari 2026.
Tak lama berselang, pihaknya juga melanjutkan penanganan perkara kekerasan seksual yang menyeret pemimpin Ponpes di Kecamatan Tahunan. Saat ini proses hukum telah dilimpahkan ke Kejari Jepara dan sedang berada tahap persidangan di Pengadilan Negeri Jepara.
Namun, tidak seluruh perkara yang muncul selama masa kepemimpinannya telah menemukan titik akhir.
Kasus kematian misterius seorang pemuda di Desa Tubanan yang bergulir sejak akhir tahun 2025 hingga kini masih belum tuntas.
Begitu pula perkara dugaan penimbunan solar bersubsidi.
Kini, Hadi mendapat posisi baru sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Jateng.
Jabatan ini berkaitan dengan pengendalian personel di lingkungan kepolisian daerah.
Penempatan itu juga sejalan dengan latar belakang akademis Hadi yang menyandang gelar doktor di bidang kepolisian.
Sementara itu, wajah baru akan segera mengisi ruang pimpinan Polres Jepara. AKBP Keris Aji Wibisono datang dengan pengalaman yang cukup beragam.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolres Jepara, ia menjabat Kasubbagmutjabpama Bagmutjab Robinkar SSDM Polri.
Posisi tersebut menempatkannya dalam bidang pengelolaan mutasi dan jabatan perwira pertama di lingkungan Polri.
Namun, karier Keris tidak hanya berputar di balik meja administrasi. Ia juga memiliki pengalaman di bidang reserse.
Di antara jabatan yang pernah diembannya adalah Kasat Reskrim Polres Kotawaringin Barat, Polda Kalimantan Tengah.
Dari sisi pendidikan kedinasan, Keris merupakan alumnus Sespimmen Polri Dikreg ke-63 tahun 2023. Ia juga menyandang gelar S.H., S.I.K., M.H., dan M.M.
Perpaduan pengalaman reserse dan pengelolaan SDM tersebut kini membawanya ke Jepara.
Kapolres Jepara yang baru ini akan menghadapi karakter wilayah yang memiliki persoalan keamanan cukup beragam, mulai dari kriminalitas, konflik sosial, hingga persoalan yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat pesisir dan kepulauan.
Pergantian Kapolres Jepara menjadi bagian dari pergeseran sejumlah perwira di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
Selain Hadi dan Keris, setidaknya terdapat sejumlah perwira lain yang ikut bergeser dalam dua Surat Telegram Kapolri tersebut.
Di tingkat Polda Jateng, Kombes Pol Permadi Syahids Putra, S.I.K., M.H. mendapat penugasan sebagai Kabidkum Polda Jateng.
Sebelumnya, ia menjabat Perancang Peraturan Kepolisian Madya Tk. II Divkum Polri.
Jabatan Wadirsamapta Polda Jateng kini ditempati AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M. Ia sebelumnya menjabat Kapolres Pemalang.
Rotasi juga menyentuh sejumlah polres. AKBP Christian Chrisye Lolowang, S.H., S.I.K., M.H. ditunjuk sebagai Kapolres Tegal Kota, setelah sebelumnya bertugas sebagai Kasubbagpampersbaket Bagbinpam Ropaminal Divpropam Polri.
AKBP Didik Sulaiman, S.I.K., M.H. dipercaya memimpin Polres Temanggung. Sebelumnya, ia menjabat Kabagpsi Ro SDM Polda Gorontalo.
Posisi Kapolres Kebumen diisi AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya merupakan Kapolres Pekalongan.
Adapun kursi Kapolres Pekalongan selanjutnya ditempati AKBP Zamrulaini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., yang sebelumnya memimpin Polres Temanggung.
Perubahan berikutnya terjadi di Polres Pemalang. AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K. ditunjuk sebagai kapolres setelah sebelumnya menjabat Kapolres Sukoharjo.
AKBP Heru Antariksa Cahya, S.I.K., M.H. kemudian dipercaya menjadi Kapolres Sragen. Sebelumnya, ia bertugas sebagai Kapolres Tegal Kota.
Sementara itu, jabatan Kapolres Sukoharjo beralih kepada AKBP Andika Dharma Sena, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Semarang.
Selain jajaran kapolres, rotasi juga terjadi di Polresta Klaten. AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K. ditunjuk sebagai Wakapolresta Klaten setelah sebelumnya menjabat Kapolres Kebumen.
Dengan rotasi tersebut, perubahan struktur kepemimpinan di jajaran Polda Jateng tidak hanya mengganti sejumlah nama di kursi komando.
Di Jepara, pergantian itu sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Hadi Kristanto, setelah sekitar tujuh bulan dan dimulainya babak baru di bawah Keris Aji Wibisono. Kini, tinggal menunggu Sertijab secara resmi.(fik)
Editor : Ali Mustofa