Jasad Teridentifikasi, Teknisi yang Meninggal Terbakar di Tanjung Jepara Ternyata Warga Tengguli 

Ali Mustofa • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:23 WIB
Petugas melakukan penanganan kebakaran kandang ayam di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, Selasa (1/9) yang menyebabkan satu orang meninggal.
Petugas melakukan penanganan kebakaran kandang ayam di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, Selasa (1/9) yang menyebabkan satu orang meninggal.

JEPARA — Korban yang meninggal terbakar saat insiden kebakaran kandang ayam di Desa Tanjung Kecamatan Pakis Aji berhasil diidentifikasi. 

Diketahui korban merupakan warga RT 5 RW 2 Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Mungawan (54).

Kandang ayam tersebut diketahui milik Hartomo (53), warga Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji.

Usaha peternakan ayam tersebut terbakar pada Selasa (1/9) sore. Api membumbung tinggi pada pukul 17.00.

Sumber api diduga dari korsleting listrik. 

Sehingga memercikkan api dan melalap habis tempat usaha dengan luas 20 x 15 meter persegi.

Damkar Jepara sendiri menerima informasi insiden kebakaran tersebut pada pukul 17.31.

Kemudian satu unit armada supply diberangkatkan dari pos Bangsri. Sedangkan dua unit armada pemadam diberangkatkan dari Mako Jepara.

Armada Sampai lokasi kejadian pada pukul 17.53. Proses pemadaman berlangsung setidaknya hingga pukul 20.00.

Semula korban tak dapat ditemukan karena kobaran api dan reruntuhan bangunan. 

Namun pada pukul 19.20, saat api mulai padam, para relawan dan warga berhasil mengevakuasi Mungawan.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Andika Oktavian Saputra menyampaikan kronologi peristiwa tersebut.
 
Semula sekitar pukul 16.30, warga bernama Mariyono menyapa dan memanggil Mungawan.

Saat itu korban sedang memperbaiki dinamo di depan kandang ayam.

Sejurus dengan itu, Mariyoni melihat titik api yang mulai muncul dari bagian tengah kandang. 

Tak tinggal diam, lalu berusaha mengambil air untuk memadamkan api. 

Namun api terlanjur membesar, serta merembet ke seluruh kandang ayam. Api cepat membesar, terlebih karena kandang terbuat dari material yang udah terbakar. 

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu kemudian menghubungi pemadam kebakaran maupun Polsek Pakis Aji. 

"Saat Mariyono berusaha mencari Mungawan, dia mendapati korban sudah dalam kondisi sudah terbakar dan meninggal dunia di tengah kandang," ungkap AKP Andika, Selasa (1/9) malam.

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya telah melakukan upaya penyelidikan.

Andika menyebut kebakaran tersebut diduga karena korseleting dinamo blower.

"Keluarga sudah menerimakan atas kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi," jelasnya.

Kini, korban telah dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan. (fik)

Editor : Ali Mustofa
kebakaran meninggal dunia kandang ayam kobaran api korsleting listrik