JEPARA — Uji coba kapal Express Bahari 7G disambut antusias penggiat wisata Karimunjawa.
Penambahan armada tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Terutama saat akhir pekan dan momentum libur panjang.
Salah satu penggiat wisata Karimunjawa, Farah Lazuardy (30), mengatakan kebutuhan tambahan armada kapal selama ini cukup tinggi.
Lonjakan penumpang kerap membuat sebagian wisatawan tidak tertampung, karena kapasitas kapal yang tersedia terbatas.
Kapal Express Bahari 7G sendiri dapat menampung hampir 500 penumpang.
Selain itu, layanan eksisting penyeberangan Jepara menuju Karimunjawa dilayani tiga kapal cepat Express Bahari.
Seperti Express Bahari 8F dengan kapasitas 390 penumpang, Express Bahari 1C berkapasitas 349 penumpang, dan Express Bahari 3C dengan kapasitas 245 penumpang.
Total daya angkut ketiga kapal cepat tersebut mencapai 984 penumpang.
Di samping kapal cepat, juga terdapat KMP Siginjai yang memiliki kapasitas sekitar 350 penumpang.
“Lonjakan penumpang sering tidak tertampung. Tahun ini banyak tanggal merah, banyak teman-teman yang mendapatkan tamu, tetapi banyak yang tidak terangkut kapal cepat (Express Bahari, red) sehingga harus ikut Express, berdesak-desakan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dialami wisatawan domestik.
Wisatawan mancanegara (wisman) juga dinilai semakin banyak berkunjung ke Karimunjawa dan membutuhkan kepastian akses transportasi.
“Wisman itu sering lebih prepare. Mereka biasanya sudah mempersiapkan perjalanan jauh-jauh hari. Jadi memang perlu menambah pelayanan,” katanya.
Farah menyebut kehadiran Kapal Express Bahari 7G menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku jasa wisata.
Karena sebelumnya penambahan kapal Express Bahari 1C dinilai berkapasitas terbatas.
Namun, penambahan tersebut tetap belum sepenuhnya mampu mengimbangi lonjakan jumlah penumpang pada periode tertentu.
“Memang sebelumnya sudah ada tambahan satu kapal, Express Bahari 1C. Setelah itu tetap ada lonjakan penumpang,” jelasnya.
Karena itu, kehadiran Express Bahari 7G diharapkan dapat memperkuat konektivitas Jepara-Karimunjawa.
Sekaligus mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kepulauan Karimunjawa.
Adapun jadwal uji coba Express Bahari 7G untuk rute Jepara-Karimunjawa dilakukan Sabtu (15/8) pukul 07.00 WIB dan Senin (17/8) pukul 09.00 WIB.
Sementara untuk rute Karimunjawa-Jepara, kapal dijadwalkan berlayar pada Sabtu (15/8) pukul 11.00 WIB dan Senin (17/8) pukul 13.00 WIB.
Untuk jadwal 17 Agustus, jadwal tersebut masih akan diperbarui kembali, setelah dilakukan penyesuaian dengan jumlah kursi penumpang yang telah masuk.(fik)
Editor : Admin