JEPARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mulai membenahi sejumlah fasilitas di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK).
Hal ini sebagai tindak lanjut rekomendasi hasil inspeksi, menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Pembenahan tersebut dilakukan agar stadion memenuhi syarat sebagai homebase Persijap Jepara.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Jepara, Aditya Hendrayana, mengatakan penanganan yang dilakukan merupakan tindak lanjut atas berbagai catatan hasil pemeriksaan stadion.
"Untuk menunjang kompetisi musim nanti, rekomendasi hasil inspeksi diteruskan kepada DPUPR. Penanganannya dilakukan oleh Bidang Cipta Karya, terutama yang berkaitan dengan fasilitas bangunan stadion," ungkapnya, pada Selasa (4/8).
Menurut Aditya, perbaikan yang dilakukan masih bersifat minor, tidak menyentuh perubahan struktur bangunan.
Fokus utama saat ini seperti pembenahan sistem penerangan stadion, termasuk pembersihan dan penggantian armatur lampu di empat titik.
Ia mengungkapkan, tim teknis penerangan telah ditugaskan sejak Senin (3/8) malam.
Sebagaimana syarat yang harus dipenuhi ialah spesifikasi lampu berkapasitas 16 ribu lux.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap. Agar seluruh sistem lampu dapat berfungsi optimal sebelum kompetisi dimulai.
Selain penerangan, DPUPR juga melakukan sejumlah perbaikan fisik ringan. Seperti penggantian jaring gawang serta pembenahan beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti bench pemain.
"Yang kami kerjakan tidak ada perbaikan besar. Utamanya penerangan stadion, kemudian beberapa rehabilitasi fisik ringan, termasuk penggantian jaring gawang," jelasnya.
DPUPR bersama instansi terkait, menargetkan seluruh rekomendasi dapat dipenuhi sebelum Persijap Jepara menjalani laga kandang pada kompetisi musim 2026/2027.
"Kami terus mengejar penyelesaian seluruh rekomendasi agar saat kompetisi bergulir, Stadion GBK sudah siap digunakan," pungkasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya