JEPARA — Jepara terus bersiap, menjelang dimulainya kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan membahas permohonan yang diajukan manajemen Persijap Jepara.
Terutama mengenai usulan penggratisan biaya sewa Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), untuk mengarungi musim depan di Liga 1.
Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar mengunjungi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara pada Senin (3/8) bersama dengan Dinas PUPR Jepara.
Gus Hajar—sapaan akrab Wabup Jepara—menyampaikan kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan stadion sebagai kandang Persijap. Menjadi lokasi jamuan, untuk para tamu atau tim yang berlaga di Liga 1.
"Intinya, kunjungan tadi untuk mempersiapkan kesiapan stadion agar bisa menjadi tuan rumah BRI Super League,” katanya.
Pihak BRI Super League juga menyampaikan beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Agar Stadion Gelora Bumi Kartini memenuhi standar, sebagai venue kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air.
Salah satu yang menjadi perhatian ialah kualitas pencahayaan stadion. Seperti di antaranya lampu dengan spesifikasi 16.000 lux.
"Sudah dilakukan pengecekan dan pencahayaannya dinilai kurang. Setelah kami konfirmasi kepada pengelola (Dinas PUPR, red) ternyata lampunya sudah lama tidak dibersihkan. Besok akan segera diperbaiki dan dipersiapkan," jelasnya.
Selain pencahayaan, perbaikan juga dilakukan pada kondisi rumput lapangan, yang menjadi salah satu syarat penyelenggaraan pertandingan.
Gus Hajar menegaskan, Pemkab Jepara berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada Persijap agar dapat bermarkas di Stadion Gelora Bumi Kartini.
"Sudah menjadi kesepakatan antara Pemkab Jepara dan owner bahwa Persijap akan berlaga di Jepara. Pemerintah siap memberikan dukungan," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar mengatakan surat permohonan dari manajemen Persijap telah diterima pemerintah daerah, dan akan segera dibahas bersama organisasi perangkat daerah terkait.
Ary menyampaikan pihaknya akan melakukan pembahasan, pada Selasa (4/8).
"Surat dari Persijap rencananya akan kami bahas bersama pihak-pihak terkait, agar permohonan, salah satunya mengenai biaya sewa Stadion Gelora Bumi Kartini dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya