JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara mengupayakan percepatan rehabilitasi SDN 1 Tedunan, Kecamatan Kedung, menyusul ambrolnya atap kantor guru hingga ruang kelas.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ratib Zaini, mengatakan pihaknya telah mengajukan usulan rehabilitasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Yang kami usulkan melalui perubahan adalah rehabilitasi lima ruang kelas dan satu ruang guru. Saat ini usulan tersebut sudah berproses di kementerian. Mudah-mudahan dapat disetujui sesuai usulan yang diajukan pada tahun 2026," ungkapnya, pada Senin (3/8).
Sementara itu, Kepala SDN 1 Tedunan, Kresna Amiruddin, mengatakan proses pengusulan rehabilitasi terus berjalan.
Bahkan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah telah melakukan survei dan peninjauan langsung terhadap kondisi bangunan sekolah.
Menurut Kresna, hasil survei tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut usulan rehabilitasi yang telah disampaikan kepada Kemendikdasmen.
"Dari BBPMP Jawa Tengah sudah survei. Usulan juga sudah dilaporkan ke Kemendikdasmen dan mendapat respons positif. Kami tinggal menunggu tindak lanjut. Harapannya renovasi bisa segera dilaksanakan pada tahun 2026," sambungnya.
Ia menjelaskan, bangunan SDN 1 Tedunan memiliki panjang sekitar 32 meter dengan luas bangunan kurang lebih 640 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 670 meter persegi.
Hingga kini, area yang mengalami kerusakan masih dikosongkan demi menghindari risiko bagi siswa, guru, maupun warga sekolah lainnya. Sembari menunggu realisasi rehabilitasi dari pemerintah.(fik)
Editor : Mahendra Aditya