Pemkab Jepara Usulkan Rehab SDN 1 Tedunan ke Kemendikdasmen

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:53 WIB
MENUNGGU REHAB: Kegiatan belajar mengajar sementara dipindahkan ke rumah warga, sembari menunggu anggaran rehabilitasi turun. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
MENUNGGU REHAB: Kegiatan belajar mengajar sementara dipindahkan ke rumah warga, sembari menunggu anggaran rehabilitasi turun. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara mengupayakan percepatan rehabilitasi SDN 1 Tedunan, Kecamatan Kedung, menyusul ambrolnya atap kantor guru hingga ruang kelas.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ratib Zaini, mengatakan pihaknya telah mengajukan usulan rehabilitasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Yang kami usulkan melalui perubahan adalah rehabilitasi lima ruang kelas dan satu ruang guru. Saat ini usulan tersebut sudah berproses di kementerian. Mudah-mudahan dapat disetujui sesuai usulan yang diajukan pada tahun 2026," ungkapnya, pada Senin (3/8).

LESEHAN: Para siswa di SDN 1 Tedunan belajar di rumah warga pada Senin (3/8), imbas Atap ambrol pada 12 Juli lalu. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
LESEHAN: Para siswa di SDN 1 Tedunan belajar di rumah warga pada Senin (3/8), imbas Atap ambrol pada 12 Juli lalu. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

Sementara itu, Kepala SDN 1 Tedunan, Kresna Amiruddin, mengatakan proses pengusulan rehabilitasi terus berjalan. 

Bahkan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah telah melakukan survei dan peninjauan langsung terhadap kondisi bangunan sekolah.

Menurut Kresna, hasil survei tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut usulan rehabilitasi yang telah disampaikan kepada Kemendikdasmen. 

BERSEMANGAT: Para siswa SDN 1 Tedunan tak kenal lelah jalani proses pembelajaran meski menempati ruang tamu warga. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
BERSEMANGAT: Para siswa SDN 1 Tedunan tak kenal lelah jalani proses pembelajaran meski menempati ruang tamu warga. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

"Dari BBPMP Jawa Tengah sudah survei. Usulan juga sudah dilaporkan ke Kemendikdasmen dan mendapat respons positif. Kami tinggal menunggu tindak lanjut. Harapannya renovasi bisa segera dilaksanakan pada tahun 2026," sambungnya.

Ia menjelaskan, bangunan SDN 1 Tedunan memiliki panjang sekitar 32 meter dengan luas bangunan kurang lebih 640 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 670 meter persegi. 

Hingga kini, area yang mengalami kerusakan masih dikosongkan demi menghindari risiko bagi siswa, guru, maupun warga sekolah lainnya. Sembari menunggu realisasi rehabilitasi dari pemerintah.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
rehabilitasi sekolah SDN 1 Tedunan Pembelajaran di rumah warga kemendikdasmen