JEPARA — Yayasan Baitul Maal atau YBM PLN UIK Tanjung Jati B menyalurkan bantuan biaya tunggakan pendidikan dan paket sembako kepada Atta Maulina, pelajar asal Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jumat (5/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian YBM PLN UIK Tanjung Jati B terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang tetap bersemangat menempuh pendidikan.
Atta Maulina merupakan anak ketiga dari pasangan almarhum Bapak Sukimin dan Ibu Zumrotun. Saat ini, Atta tinggal bersama ibunya dan kedua kakaknya. Sejak ayahnya meninggal dunia lima tahun lalu, kondisi ekonomi keluarga ditopang oleh kedua kakaknya. Kakak pertama bekerja di toko baju dengan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan, sementara kakak kedua berjualan di kedai es teh dengan penghasilan yang tidak jauh berbeda.
Atta saat ini duduk di kelas sembilan MTs Miftahul Huda Kedungleper. Dalam kesehariannya, ia tetap berusaha mengikuti kegiatan sekolah meskipun memiliki keterbatasan sarana transportasi. Untuk berangkat sekolah, Atta kerap dijemput oleh temannya karena tidak memiliki kendaraan pribadi.
Keterbatasan ekonomi keluarga berdampak pada kemampuan pembayaran administrasi sekolah. Terdapat tunggakan biaya pendidikan Atta sebesar Rp1.385.000 yang belum dapat diselesaikan oleh keluarga. Melihat kondisi tersebut, YBM PLN UIK Tanjung Jati B hadir memberikan bantuan biaya pendidikan sekaligus paket sembako untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap masa depan pendidikan anak-anak di sekitar wilayah kerja perusahaan.
“Pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui YBM PLN UIK Tanjung Jati B, kami ingin membantu meringankan beban keluarga Atta agar proses pendidikannya dapat terus berjalan dengan baik tanpa terkendala administrasi sekolah,” ujar Andi.
Andi menambahkan, PLN UIK Tanjung Jati B tidak hanya berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian penting dari kepedulian PLN dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi Atta untuk terus belajar, tetap optimis, dan meraih cita-cita. Semoga apa yang diberikan dapat membawa manfaat, meringankan beban keluarga, serta menjadi energi kebaikan bagi penerima manfaat,” tambah Andi.
Selain bantuan biaya pendidikan, paket sembako yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga Atta. Program ini menjadi bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah insan PLN melalui YBM PLN UIK Tanjung Jati B secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, YBM PLN UIK Tanjung Jati B menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam program sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Semangat berbagi ini akan terus kami jaga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kepedulian insan PLN. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” tutup Andi.