Bakar Sampah Siang Hari Berujung Petaka, Rumah Warga Batealit Jepara Ludes Dilalap Api, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 14:43 WIB
PENDINGINAN: Petugas Damkar Jepara berusaha memadamkan api pada Senin (20/7). (DAMKAR JEPARA UNTUK RADAR KUDUS)
PENDINGINAN: Petugas Damkar Jepara berusaha memadamkan api pada Senin (20/7). (DAMKAR JEPARA UNTUK RADAR KUDUS)

JEPARA — Sebuah rumah milik warga di Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, terbakar pada Senin (20/7) siang. Si Jago merah melalap tanpa kenal ampun.

Kebakaran diduga dipicu api dari aktivitas pembakaran sampah, yang merambat hingga membakar bangunan rumah.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara, Albertus Kurniawan, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di rumah milik Siti Masudah (47), warga RT 21 RW 04 Desa Bawu. 

Pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 13.13 WIB.  

Sontak, dua unit mobil pemadam dari Markas Komando (Mako) Damkar Jepara langsung diberangkatkan ke lokasi. Armada tiba sekitar pukul 13.23 WIB.

"Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya," ujarnya, Senin (20/7).

Menurut Albertus, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran bermula saat pemilik rumah membakar sampah di belakang rumah. 

Api kemudian merambat ke bangunan, hingga menghanguskan sebagian rumah berukuran sekitar 5 x 10 meter tersebut.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 14.30 WIB.  

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta,” ucapnya.

Albertus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim kemarau seperti ini. 

Api yang tampak kecil, dapat dengan cepat merambat ke bangunan maupun lahan di sekitarnya apabila tidak diawasi.(fik)

Editor : Ali Mustofa
si jago merah rumah terbakar musim kemarau pembakaran sampah