30 Peserta PKW Jepara Lulus, Siap Jadi Wirausaha Batik dan Menjahit

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:18 WIB

 

NAIK KELAS: Sebanyak 30 peserta PKW Jepara 2026 lulus pelatihan membatik dan menjahit, sekaligus menerima bantuan peralatan usaha untuk berwirausaha.
NAIK KELAS: Sebanyak 30 peserta PKW Jepara 2026 lulus pelatihan membatik dan menjahit, sekaligus menerima bantuan peralatan usaha untuk berwirausaha.

 

 

JEPARA – Sebanyak 30 peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 resmi menyelesaikan pelatihan di Gedung Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara, Senin (20/7/2026). Selama 250 jam pelajaran, peserta dibekali keterampilan membatik, menjahit, hingga pemasaran digital untuk mencetak wirausaha baru di sektor ekonomi kreatif.

Bekal Keterampilan hingga Pemasaran Digital

Ketua Panitia PKW, Ary Bachtiar, mengatakan peserta mengikuti pelatihan selama sekitar 32 hari atau 250 jam pelajaran dengan materi yang terintegrasi.

Peserta mempelajari batik tulis, batik cap, teknik menjahit, manajemen usaha, penguatan karakter kewirausahaan, hingga strategi pemasaran digital.

"Selama kurang lebih 32 hari, peserta memperoleh pembelajaran yang utuh dan terintegrasi, mulai dari keterampilan batik tulis dan batik cap, teknik menjahit, manajemen usaha, penguatan karakter kewirausahaan, hingga pemasaran digital," katanya.

Ary berharap lulusan PKW tidak hanya menjadi tenaga terampil, tetapi mampu membangun usaha secara mandiri dan menciptakan peluang ekonomi di masyarakat.

"Harapan kami, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang sukses dan berkelanjutan," ujarnya.

Dekranasda Dorong Lahirnya Pengrajin Muda

Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Hj. Laila Saidah Witiarso yang diwakili Wakil Ketua Dekranasda Inez Hajar mengapresiasi dukungan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Menurutnya, Program PKW menjadi wujud kolaborasi pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan berbagai mitra dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

"Program ini menjadi investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan memiliki daya saing. Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses pendidikan keterampilan dan kesempatan menjadi pelaku usaha mandiri," ungkapnya.

Ia berharap para lulusan mampu menjadi pengrajin muda yang kreatif, inovatif, dan menghasilkan produk berkualitas yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

Peserta Terima Bantuan Peralatan Usaha

Pada penutupan kegiatan, seluruh peserta menerima bantuan berupa peralatan membatik dan perlengkapan usaha sebagai modal awal untuk memulai maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Acara juga dimeriahkan dengan fashion show yang menampilkan hasil karya peserta selama mengikuti pelatihan. Beragam busana dan produk batik yang diperagakan menjadi bukti kemampuan peserta menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Melalui Program PKW 2026, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap semakin banyak masyarakat memiliki keterampilan, keberanian berwirausaha, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor : Admin
wirausaha Jepara Dekranasda Jepara PKW Jepara batik jepara berita jepara