Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

PT Samwon Busana Indonesia Jepara Tutup Permanen, 670 Karyawan Kehilangan Pekerjaan Mulai 1 Agustus 2026

Fikri Thoharudin • Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:03 WIB
SIBUK: Sejumlah pekerja PT Samwon Busana Indonesia tampak sedang menyelesaikan produk pesanan perusahaan. (ABIDIN UNTUK RADAR KUDUS)
SIBUK: Sejumlah pekerja PT Samwon Busana Indonesia tampak sedang menyelesaikan produk pesanan perusahaan. (ABIDIN UNTUK RADAR KUDUS)

KALINYAMATAN — Kabar tak menyenangkan berembus dari sektor industri garmen di Kabupaten Jepara. 

Setelah beroperasi selama bertahun-tahun, PT Samwon Busana Indonesia Unit Jepara dipastikan menghentikan operasionalnya. Tutup permanen.

Keputusan ini berdampak langsung terhadap sekitar 670 karyawan. Pekerja yang selama ini menggantungkan hidupnya dari perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza membenarkan informasi penutupan perusahaan tersebut. 

Menurutnya, manajemen telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pemerintah daerah.

Zamroni menjelaskan, berdasarkan keterangan perusahaan, kondisi keuangan PT Samwon Busana Indonesia terus mengalami kerugian. Setidaknya dalam lima tahun terakhir. 

Situasi itu membuat perusahaan induk memutuskan menghentikan operasional pabrik, yang berada di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan ini.

"Perusahaan menyatakan laporan keuangan kurang lebih selama lima tahun terakhir dalam kondisi merugi. Sehingga dari perusahaan pusat memutuskan pabrik Samwon di Jepara ditutup,” ungkapnya, pada Sabtu (18/7).

Disebutkan lebih lanjut, bulan Juli ini menjadi operasional terakhir. “Per tanggal 1 Agustus 2026 nanti sudah resmi tutup,” imbuhnya.

Zamroni juga menyebut jumlah pekerja yang terdampak mencapai sekitar 670 orang. 

Kendati demikian, penutupan tersebut hanya terjadi pada unit Jepara. 

Sedangkan operasional perusahaan induk yang berada di Semarang, tidak termasuk dalam keputusan tersebut. "Hanya yang di Jepara,” singkatnya.

PT Samwon Busana Indonesia menjadi perusahaan manufaktur garmen penanaman modal asing (PMA) asal Korea Selatan, yang memproduksi pakaian jadi untuk kebutuhan ekspor. 

Sejak diresmikan setidaknya pada 2016 lalu, Unit Jepara ini menjadi salah satu basis produksi perusahaan, dengan pasar utama seperti Amerika Serikat.

Produk yang dihasilkan meliputi pakaian jadi untuk berbagai merek fesyen internasional melalui sistem lisensi resmi. 

Kantor pusat dan pabrik utama PT Samwon Busana Indonesia berada di Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Penutupan pabrik ini menjadi pukulan bagi sektor ketenagakerjaan di Jepara. 

Selain menghilangkan ratusan lapangan pekerjaan, keputusan itu juga berpotensi memengaruhi roda perekonomian masyarakat di sekitar kawasan industri Kalinyamatan. Masyarakat yang selama ini bergantung pada aktivitas para pekerja.

Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus memantau perkembangan situasi, serta mengawal pemenuhan hak-hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. 

Di sisi lain, pemerintah berharap penutupan PT Samwon Busana Indonesia Unit Jepara, tidak diikuti perusahaan lain sehingga iklim industri di Jepara tetap terjaga.

“Yang menyampaikan secara resmi kepada kami baru Samwon. Mudah-mudahan tidak ada perusahaan lain yang mengalami kondisi serupa," pungkas Zamroni.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Pabrik garmen tutup Garmen Jepara tutup permanen Ratusan karyawan terdampak penutupan pabrik Pabrik garmen pailit pt samwon busana indonesia