Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Jalan Makin Mulus, Warga Jepara Rasakan Manfaat Pembangunan

M. Khoirul Anwar • Jumat, 10 Juli 2026 | 13:40 WIB
LANCAR: Warga Jepara mulai merasakan manfaat jalan mulus. Pemkab menggelontorkan anggaran infrastruktur Rp210,32 miliar pada 2026.
LANCAR: Warga Jepara mulai merasakan manfaat jalan mulus. Pemkab menggelontorkan anggaran infrastruktur Rp210,32 miliar pada 2026.

 

 

JEPARA — Perbaikan jalan yang digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mulai dirasakan langsung masyarakat. Jalan yang sebelumnya berlubang dan berdebu kini semakin nyaman dilalui, sehingga aktivitas warga hingga pelaku usaha menjadi lebih lancar.

Pedagang Tak Lagi Diselimuti Debu

Salah satu ruas yang telah ditangani ialah Jalan Krapyak yang menjadi akses menuju Makam Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan.

Pengaspalan juga dilakukan di ruas Ngabul, khususnya kawasan Bundaran Tugu Perjuangan Tiga Putri menuju Bawu. Jalan tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat sekaligus lokasi banyak pedagang mencari nafkah.

Pedagang es tebu, Dhe Kus, mengaku merasakan langsung manfaat setelah jalan diperbaiki. Selama delapan tahun berjualan, ia menyebut kondisi jalan kini jauh lebih nyaman.

"Sebagai pedagang dan pengguna jalan saya merasa nyaman. Semoga perbaikan seperti ini bisa diteruskan di seluruh Jepara. Kualitas jalannya tetap dijaga agar pengguna jalan semakin lancar," ujarnya.

Menurutnya, sebelum dilakukan pengaspalan, jalan hanya ditambal saat rusak. Akibatnya, debu beterbangan saat kemarau dan lubang membahayakan pengendara ketika musim hujan.

"Kalau biasanya hanya ditembel. Ini lebih baik," katanya.

Apresiasi juga disampaikan M. Husni Mubarok. Ia menilai perbaikan Jalan Bawu–Mindahan membuat perjalanan masyarakat semakin nyaman.

"Lokasi tepatnya di perempatan Bawu-Blimbing. Untuk jalan raya ini ya sangat bagus," ucapnya.

Sementara itu, pedagang di Desa Telukawur, Ahmad Duhuri, mengatakan akses jalan yang semakin baik ikut berdampak terhadap sektor pariwisata.

"Ya karena pengunjung merasa nyaman. Jalannya bagus, jadi tidak ada lagi yang mengeluh jalan rusak," katanya.

Anggaran Infrastruktur Terbesar Sepanjang Sejarah

Komitmen memperbaiki jalan diwujudkan melalui peningkatan anggaran infrastruktur. Pada 2026, Pemkab Jepara mengalokasikan Rp210,32 miliar untuk bidang jalan dan jembatan, menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pemerintahan Kabupaten Jepara.

Nilai tersebut hampir tiga kali lipat dibanding alokasi tahun 2021 yang sebesar Rp73,39 miliar. Pemerintah juga mengajukan pinjaman daerah yang seluruhnya difokuskan untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

Kepala DPUPR Jepara Hery Yulianto mengatakan peningkatan anggaran menjadi bukti pembangunan jalan merupakan prioritas pemerintah.

"Peningkatan anggaran ini menunjukkan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Jepara sehingga memberikan manfaat bagi mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan pembangunan," ujarnya.

Pada 2026, anggaran terbesar dialokasikan untuk pemeliharaan berkala jalan sebesar Rp168,04 miliar, pembangunan jalan Rp24,08 miliar, serta rehabilitasi jembatan Rp9 miliar. Penanganan mencakup 52 ruas jalan, termasuk di wilayah Karimunjawa.

Perbaikan Terus Berlanjut

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Jepara Dimas Hanantiyo mengatakan penanganan jalan dilakukan secara bertahap melalui skema multiyears agar semakin banyak ruas yang dapat diperbaiki.

Pemkab berharap peningkatan kualitas jalan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

Editor : Admin
#infrastruktur Jepara #jalan jepara #dpupr jepara #berita jepara #pembangunan jepara