Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

PT KMR Ganti 9.360 Liter MinyaKita Banpang yang Diduga Terkontaminasi Solar

Fikri Thoharudin • Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:52 WIB
TANGGUNG JAWAB: PT KMR melakukan penggantian atas Banpang MinyaKita yang sebelumnya diduga terkontaminasi solar pada Jumat (3/7). (PT KMR UNTUK RADAR KUDUS)  
TANGGUNG JAWAB: PT KMR melakukan penggantian atas Banpang MinyaKita yang sebelumnya diduga terkontaminasi solar pada Jumat (3/7). (PT KMR UNTUK RADAR KUDUS)  

JEPARA — PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) mulai mengganti minyak goreng bantuan pangan (Banpang) yang diduga terkontaminasi solar. 

Penggantian dilakukan pada Jumat (3/7). Sebelumnya minyak goreng tersebut terdistribusi kepada masyarakat miskin.

Sebanyak 4 liter minyak kemasan per pouch 2 liter, beserta paket beras 20 kilogram beras.

Berdasarkan data yang diterima Radar Kudus, total minyak goreng yang diganti mencapai 9.360 liter. 

Penggantian telah dilakukan bertahap di desa-desa penerima bantuan, utamanya di Kecamatan Pakis Aji.

Rinciannya meliputi Desa Plajan sebanyak 318 dus ditambah 4 liter. Desa Slagi 48 dus ditambah 8 liter.

Desa Bulungan 9 dus ditambah 8 liter. Desa Tanjung 24 dus, serta Desa Suwawal Timur 379 dus ditambah 4 liter.

Di samping itu, Sekretaris Desa Beringin, Kecamatan Batealit, Abdul Syukur, mengatakan masyarakatnya tidak melakukan retur minyak goreng.

Karena kondisinya sudah digunakan dan konsumsi masyarakat. Sudah habis.

Meski kecele, namun hingga kini tidak terjadi masalah kesehatan secara serius.

Kendati demikian, semula pihaknya mendapat keluhan aroma yang diduga solar, namun warga tidak meretur.

Pihaknya beserta pemerintah desa se-Kecamatan Batealit sepakat apabila mendapat Banpang sejenis, akan melakukan pengecekan secara saksama. Hal itu dilakukan sebelum terdistribusi.

Evaluasi terhadap mekanisme penerimaan Banpang ini dilakukan, agar kejadian serupa tidak terulang.

Menurutnya, pemerintah desa bersama Forkopimcam juga menjelaskan kepada masyarakat. Ke depan akan dicek secara sampling.

Selain itu, desa-desa di Kecamatan Batealit juga akan lebih teliti. Begitupun dengan desa di Kecamatan Pakis Aji.

"Ke depan akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Ini menjadi bagian dari check and balance. Agar kualitas bantuan yang diterima masyarakat benar-benar terjamin," ujarnya, Jumat (3/7).

Abdul Syukur menjelaskan, semula, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh paket bantuan untuk alokasi dua bulan. 

Dalam satu paket tersebut, warga menerima 4 liter minyak goreng dan 20 kilogram beras.

Ia menambahkan, telah tercapai kesepakatan bahwa proses pemeriksaan bantuan akan diperketat.

Termasuk memperhatikan kondisi fisik kemasan maupun warna minyak goreng sebelum diterima.

Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan, dalam penyaluran Banpang. Sehingga masyarakat memperoleh bantuan yang layak konsumsi dan berstandar.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#minyakita bau solar #PT KMR Karanganyar #Banpang Minyak #Banpang Jepara terkontaminasi solar #Ganti minyak terkontaminasi solar