RADAR KUDUS - Turnamen Nafa Chess Open Tournament 2026 resmi digelar di MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan, Jepara, Minggu (21/6/2026). Ajang catur tingkat pelajar dan umum yang dibuka Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar itu diikuti 293 peserta dari 22 kabupaten di Jawa, Bali, hingga Kalimantan Timur.
Nafa Chess 2026 Jadi Turnamen Catur Terbuka Berskala Jawa-Bali
Nafa Chess Open Tournament 2026 menjadi salah satu agenda menyambut Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata Petekeyan. Turnamen ini digelar di kompleks MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Jepara.
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar atau Gus Hajar membuka langsung turnamen tersebut. Hadir pula Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, Ketua KONI Jepara Miftah Arifin, Ketua Percasi Jepara Turino Junaidi, perwakilan Kemenag Jepara, serta jajaran pengurus YAPI Nahdlatul Fata.
Ketua Panitia Hariyanto menjelaskan Nafa Chess 2026 diikuti 293 peserta. Mereka berasal dari kategori SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan umum.
Peserta datang dari 22 kabupaten di Jawa dan Bali. Bahkan, turnamen ini juga diikuti pecatur dari Kalimantan Timur.
Jadi Ajang Pembinaan dan Mencari Bibit Pecatur Baru
Hariyanto mengatakan penyelenggaraan Nafa Chess tidak hanya untuk memeriahkan Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata. Turnamen ini juga menjadi sarana pembinaan atlet catur usia dini hingga tingkat umum.
Melalui kompetisi tersebut, para pecatur mendapat kesempatan menambah jam terbang sekaligus mengukur kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Panitia berharap turnamen ini melahirkan bibit-bibit pecatur baru yang mampu berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Selain itu, Nafa Chess 2026 juga menjadi bagian dari persiapan atlet menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah yang dalam waktu dekat digelar di Semarang.
KONI dan Pemkab Jepara Dorong Prestasi Catur Porprov 2026
Ketua KONI Jepara Miftah Arifin mengapresiasi penyelenggaraan Nafa Chess 2026. Menurutnya, turnamen berskala Jawa-Bali seperti ini penting untuk memperkuat regenerasi atlet catur Jepara.
Ia berharap pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan pecatur yang dapat menyumbang medali bagi Jepara pada Porprov Jawa Tengah 2026.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar. Gus Hajar menilai turnamen tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas atlet catur daerah.
Menurutnya, kehadiran kompetisi terbuka seperti Nafa Chess dapat memperluas pengalaman bertanding para pecatur Jepara sekaligus memperkuat persiapan menuju Porprov 2026.
Pembukaan Nafa Chess 2026 ditandai dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol harapan agar prestasi catur Jepara terus berkembang hingga tingkat nasional.
Nafa Chess Open Tournament 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan pecatur muda dan senior dari berbagai daerah. Dengan partisipasi 293 peserta, turnamen ini diharapkan melahirkan atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama Jepara di tingkat provinsi maupun nasional.
Editor : Admin