Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jepara Kebut Jalan dan Jembatan, Anggaran Tembus Rp196,8 Miliar

M. Khoirul Anwar • Senin, 8 Juni 2026 | 11:42 WIB
INFO GRAFIS
INFO GRAFIS

 

RADAR KUDUS - Pemerintah Kabupaten Jepara menyiapkan 53 paket infrastruktur pada 2026 dengan dukungan anggaran dari APBD, DAK, bantuan provinsi, dan pinjaman daerah Rp100 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan serta pemeliharaan jalan dan jembatan guna memperkuat konektivitas wilayah, aktivitas ekonomi, dan akses menuju destinasi wisata.

Jepara Kebut Pembangunan Jalan dan Jembatan

Pemkab Jepara menjadikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai salah satu program strategis pada 2026. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Total terdapat 53 paket infrastruktur yang direncanakan tahun ini. Program tersebut tersebar di berbagai wilayah dan mencakup pembangunan, peningkatan, serta pemeliharaan jalan dan jembatan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Jepara Dimas Hanantiyo mengatakan, pemerintah juga memanfaatkan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar untuk mempercepat penanganan ruas-ruas prioritas.

Anggaran Capai Ratusan Miliar, Fokus Ruas Prioritas

Anggaran infrastruktur 2026 berasal dari beberapa sumber. Pemkab Jepara mengalokasikan APBD sekitar Rp53 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp9 miliar, serta bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah sekitar Rp34,8 miliar untuk perbaikan jalan di 10 ruas.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan pinjaman daerah Rp100 miliar guna mempercepat pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan maupun jembatan.

Hingga awal Juni 2026, Bidang Bina Marga DPUPR Jepara mencatat sedikitnya 42 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang sedang berjalan maupun dalam proses pengadaan.

Beberapa ruas prioritas yang ditangani antara lain Daren–Batas Kudus, Bendanpete–Buaran, Nalumsari–Papringan, Nalumsari–Tunggulpandean, Kecapi–Bawu, Krapyak–Sowan Lor, Ngabul–Troso, Pecangaan Kulon–Sowan Kidul, Pancur–Kedawung, Damarwulan–Tempur, hingga Kemujan–Batulawang di Karimunjawa.

H3 Jembatan Strategis Diprioritaskan Tahun Ini

Selain jalan, DPUPR Jepara memprioritaskan pembangunan sejumlah jembatan strategis. Salah satunya Jembatan Sowan Lor–Sowan Kidul di Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, dengan nilai anggaran sekitar Rp5,1 miliar.

Jembatan tersebut dibangun untuk memperkuat konektivitas wilayah yang dipisahkan sungai besar. Proses lelang proyek dijadwalkan mulai tayang pada awal Juni 2026.

DPUPR juga melanjutkan pembangunan Jembatan Sinanggul–Suwawal di Kecamatan Mlonggo. Proyek itu telah berjalan sejak 20 Mei 2026 dan sebelumnya ditangani melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) karena kondisi mendesak.

Menurut Dimas, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan baru. Pemerintah juga menitikberatkan pemeliharaan rutin dan berkala agar kondisi jalan tetap mantap dan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Jepara berharap dukungan pendanaan dari berbagai sumber, termasuk pinjaman daerah, dapat mempercepat peningkatan konektivitas antarwilayah. Langkah tersebut sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan dan jembatan yang lebih baik serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

 

 

Editor : Admin
#infrastruktur Jepara #jalan dan jembatan #jepara #pembangunan daerah #dpupr jepara