Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perang Obor 2026 Pukau Wisatawan Asal India

Fikri Thoharudin • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:28 WIB
MEMBARA: Bara api dari klaras dan blarak, yang dihantamkan para pemain Perang Obor memercikkan api pada Senin (25/5) malam. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
MEMBARA: Bara api dari klaras dan blarak, yang dihantamkan para pemain Perang Obor memercikkan api pada Senin (25/5) malam. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Tradisi budaya Perang Obor di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, kembali menyedot perhatian wisatawan mancanegara. 

Pada penyelenggaraan, Senin (25/5) malam, sejumlah wisatawan asal India turut hadir. Mereka mengaku terpukau dengan atraksi budaya yang berlangsung meriah tersebut.

Obor yang saling dihantamkan para pemain di tengah ribuan penonton, menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan asing, yang baru pertama kali menyaksikan tradisi khas Jepara itu secara langsung.

Ansarudheen (39)
Ansarudheen (39)

Salah satu wisatawan asal India, Ansarudheen (39), mengaku terkesan dengan penampilan atraksi budaya Perang Obor. 

Menurutnya, tradisi tersebut memberikan pengalaman yang sangat berkesan selama berada di Indonesia.

“Pengalaman yang berharga, para pemain menunjukkan permainan api yang memukau,” ujarnya.

Ia mengatakan, keramahan masyarakat dan kekayaan budaya yang ditampilkan dalam Perang Obor, juga menjadi kesan pertama yang sangat baik selama berkunjung ke Indonesia.

“Kesan pertama kali berkunjung ke Indonesia. Orang-orangnya baik, budayanya juga bagus,” katanya.

Yasararafath (35)
Yasararafath (35)

Hal serupa disampaikan wisatawan asal India lainnya, Yasararafath (35). Ia menyebut Perang Obor menjadi momen yang indah selama tiga bulan berada di Indonesia.

Good, wonderful. Ini momen yang bagus,” ucapnya singkat.

Kehadiran wisatawan mancanegara dalam tradisi Perang Obor, dinilai menjadi sinyal positif bagi perkembangan wisata budaya di Jepara. 

Atraksi tahunan tersebut tidak hanya menjadi agenda tradisi masyarakat lokal, tetapi juga mulai dikenal wisatawan luar negeri.

Perang Obor sendiri merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Tegalsambi yang digelar, sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus doa keselamatan dan keberkahan. Termasuk tolak balak.

Tradisi Perang Obor, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada 2020. Serta terus didorong menjadi event budaya unggulan nasional, seperti Kharisma Event Nusantara (KEN).(fik)

Editor : Admin
#Kharisma Event Nusantara #Atraksi Budaya Jawa Tengah #Kementerian Pariwisata #perang obor #wisatawan mancanegara