JEPARA — Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jepara resmi membuka DEKA Coffee & Eatery di kompleks Galeri Dekranasda Jepara, Selasa (19/5/2026). Kafe yang berada di sisi selatan Masjid Agung Jepara itu dibuat untuk menarik minat anak muda agar lebih dekat dengan produk UMKM dan kerajinan khas Jepara.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Metty Herindra. Lokasi kafe menyatu dengan Galeri Dekranasda Jepara sehingga pengunjung tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga bisa melihat berbagai produk kerajinan daerah.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jepara Laila Saidah Witiarso Utomo mengatakan DEKA Coffee & Eatery dihadirkan sebagai ruang kreatif baru bagi generasi muda Jepara.
“Kami ingin anak-anak muda yang sekarang gemar nongkrong dan minum kopi bisa masuk ke Dekranasda, lalu mengenal produk kerajinan Jepara,” ujar Ella, sapaan akrabnya.
DEKA Coffee & Eatery menghadirkan kopi khas Jepara sebagai menu unggulan. Salah satunya Kopi Jumpara yang diambil dari nama awal Jepara, yakni Ujung Para atau Jungpara. Selain itu ada pula Kopi Kartini dan Kopi Jumbai yang terinspirasi motif ukiran khas Jepara berbentuk daun terbuka menyerupai kipas.
“Kopi kami menggunakan kopi asli Jepara yang dipadukan resep khas,” jelas Ella.
Tak hanya kopi, pengunjung juga bisa menikmati berbagai minuman dan camilan lain seperti matcha, teh, cokelat, red velvet hingga aneka makanan ringan. Kafe tersebut buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.
Menariknya, pengelolaan dan promosi DEKA Coffee & Eatery juga menggandeng para influencer serta pegiat media sosial untuk memperluas jangkauan promosi, terutama ke kalangan anak muda.
Keberadaan kafe ini diharapkan menjadi wajah baru promosi UMKM Jepara, sekaligus tempat nongkrong kreatif yang mempertemukan kopi, budaya, dan kerajinan khas daerah.
Editor : Admin