Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Jepara Ora Sudi Degradasi, Ribuan Suporter Merayakan dengan Para Pemain 

Fikri Thoharudin • Selasa, 12 Mei 2026 | 22:18 WIB
ANTUSIAS: Para suporter tengah menyambut kedatangan sekaligus memberikan dukungan kepada para pemain Persijap Jepara di Tugu Pancasila pada Selasa (12/5) malam. Persijap Jepara dipastikan bertahan di Liga 1 BRI Super League musim depan. (FIKRI T/RADAR KUDUS)
ANTUSIAS: Para suporter tengah menyambut kedatangan sekaligus memberikan dukungan kepada para pemain Persijap Jepara di Tugu Pancasila pada Selasa (12/5) malam. Persijap Jepara dipastikan bertahan di Liga 1 BRI Super League musim depan. (FIKRI T/RADAR KUDUS)

JEPARA – Slogan 'Ora Sudi Degradasi' bukan sekadar deretan kata tanpa makna. Namun memiliki arti yang mendalam bagi para suporter Persijap Jepara. 

Tercatat setidaknya 114 hari berada di dasar klasemen BRI Super League, tak menyurutkan semangat dan tekad Laskar Kalinyamat untuk bangkit.

Bertahan di Liga 1 adalah harapan dalam satu tarikan napas, yang tak henti-hentinya diperjuangkan.

Laskar Kalinyamat sendiri sempat gonta-ganti pelatih, serta merombak total susunan pemain. Keterpurukan pada putaran pertama akhirnya berbalik. 

Semangat perubahan dan perjuangan tampak tak pernah surut, barang setetes pun. Kini hingga pekan ke-32, akhirnya hari cerah masih menanti.

Persijap dipastikan dapat bertahan di Liga 1, setelah menaklukkan Persita 3-0 dalam laga tandangnya pada Minggu (10/5).

Lautan manusia membanjiri area Tugu Pancasila pada Selasa (12/5) malam. Bukan tanpa alasan, para suporter dan masyarakat Jepara menyambut kedatangan para pemain. Setelah melakukan perjalanan panjang dari Banten.

Tak hanya dengan tangan kosong, namun para pemain asuhan Mario Lemos tersebut sukses, menorehkan 34 poin. Membuat posisi klasemen aman dari zona merah.

Saat ini Laskar Kalinyamat bertengger di posisi ke-13. Diikuti PSM Makassar dengan poin yang sama. Lalu Madura United 32 poin. Persis Solo 28 poin. Serta dua klub yang telah resmi terdegradasi Semen Padang 20 poin dan PSBS Biak dengan 18 poin.

Kalimat ‘Ora Sudi Degradasi' menjadi suntikan baru. Hal ini menjelma menjadi api semangat, yang terus membakar dada para pemain Persijap Jepara. Utamanya saat sedang terjepit di ujung tanduk kompetisi. 

Menolak menyerah pada takdir buruk, Laskar Kalinyamat membuktikan bahwa harga diri adalah segalanya.

Musim ini menjadi ujian kesabaran yang luar biasa. Meski Persijap sempat terseok-seok, kehilangan poin krusial, hingga dipandang sebelah mata oleh banyak pihak. 

Namun, di saat banyak orang mengira kapal Persijap akan karam ke kasta bawah, mentalitas perlawanan yang diwariskan leluhur Jepara justru bangkit.

Para pemain merumput ke lapangan bukan cuma soal kontrak, tapi soal kehormatan. 

Minggu (10/5) sore di Banten International Stadium menjadi saksi bagaimana Dicky Kurniawan, Sudi Abdallah, dan Carlos Franca mengoyak jaring lawan. Tampil menawan. Seolah menegaskan bahwa tempat Persijap adalah di kasta tertinggi.

Kini, Jepara bersorak-sorai. Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) akan tetap menggelar laga-laga besar musim depan. 

Slogan ‘Ora Sudi Degradasi’ kini telah tuntas ditunaikan. Berubah menjadi kebanggaan yang akan terus diceritakan, bahwa tim ini punya nyawa yang tak bisa padam oleh tekanan seberat apa pun.

Wajah ribuan orang tampak sumringah dalam penyambutan pada Selasa (12/5) mapam. Mekar, merah membara. Mereka turut menyuntikkan semangat kepada satu persatu pemain Persijap Jepara. 

Loyal dan totalitas. Menyambut kedatangan Persijap sejak Tugu Macan Kurung di Gedangan Welahan. Hingga sampai ke Pendopo RA Kartini di Jepara Kota.

Disaksikan oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo serta Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar. 

Segenap warga Jepara memekik keras. Musim depan, tak hanya harapan untuk menduduki peringkat sepuluh besar. Tapi juga berharap dapat merangsek ke peringkat lima besar. Dan tak ada yang mustahil. Berbagai kemungkinan dapat terjadi.

Sebelum itu, Persijap Jepara akan menjamu dua raksasa liga. Borneo FC pada Minggu (17/5), serta bertandang melawan Persib Bandung pada Sabtu (23/5).(fik)

Editor : Admin
#Ora Sudi Degradasi #Liga 1 BRI Super League #laskar kalinyamat #gbk jepara #persijap jepara