Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Laskar Kalinyamat Menang Telak 0-3 atas Persita, Pastikan Bertahan di Super League

Fikri Thoharudin • Minggu, 10 Mei 2026 | 17:51 WIB
MENAWAN: Carlos Franca mencetak gol ketiga dalam laga pekan ke-32 BRI Super League pada Minggu (10/5). (MO PERSIJAP UNTUK RADAR KUDUS)
MENAWAN: Carlos Franca mencetak gol ketiga dalam laga pekan ke-32 BRI Super League pada Minggu (10/5). (MO PERSIJAP UNTUK RADAR KUDUS)

TANGERANG — Persijap Jepara tampil menawan pada Minggu (10/5) sore. Laskar Kalinyamat sekaligus memastikan diri, lolos dari ancaman degradasi, usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persita Tangerang.

Pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026, tersebut berjalan sengit sejak babak pertama.

Bermain di kandang lawan, Laskar Kalinyamat tampil disiplin dan efektif sepanjang pertandingan. 

Skuad asuhan Mario Lemos menunjukkan mental bertanding yang matang, dalam laga penentuan nasib mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tambahan tiga poin ini, membuat Persijap dipastikan aman dari zona merah. Tetap bertahan di Super League pada musim depan. 

Hasil ini menjadi buah dari perjuangan Persijap, dalam beberapa pekan terakhir setelah sukses meraih kemenangan-kemenangan krusial. Termasuk saat menundukkan Persita dengan skor telak kali ini.

Meski sudah memastikan keselamatan, Persijap masih menyisakan dua pertandingan penting di penghujung musim. 

Mereka dijadwalkan menjamu Borneo FC pada pekan ke-33, Minggu (17/5), sebelum menutup musim dengan laga tandang melawan Persib Bandung pada Sabtu (23/5).

Sejak menit awal pertandingan di kandang Persita, Persijap sebagai tim tamu, mencoba membangun ritme permainan dengan skema transisi cepat. 

Mereka beberapa kali memainkan bola dari kaki ke kaki, untuk membuka ruang dan mengonversi peluang menjadi gol.

Namun, Persita sempat memberikan ancaman serius lebih dulu. Pada menit ke-13, gawang Persijap nyaris kebobolan saat Andrejic Aleksa melepaskan tembakan keras ke arah gawang. 

Beruntung bagi Persijap, bola hanya membentur tiang gawang, sehingga skor tetap bertahan imbang.

Laskar Kalinyamat perlahan mulai keluar dari tekanan. 

Pada menit ke-18, Carlos Franca mendapatkan kesempatan emas, setelah berhasil menusuk ke lini pertahanan Persita. 

Namun upayanya masih mampu dihentikan bek lawan sebelum menghasilkan tembakan berbahaya.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-25. Dicky Kurniawan sukses membawa Persijap unggul 1-0, memanfaatkan umpan matang dari Iker Guarrotxena.

Dicky mampu lolos dari kawalan dua pemain Persita, sebelum melepaskan penyelesaian tenang yang gagal dibendung kiper Persita, Igor Rodrigues. 

Bola meluncur deras ke gawang dan membuat Persijap unggul lebih dulu.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri pemain Persijap meningkat. 

Mereka terus mengambil inisiatif permainan, dan tampil lebih tenang dalam mengontrol tempo pertandingan.

Pada menit ke-36, Persijap kembali memperoleh peluang emas. 

Kombinasi satu-dua sentuhan antara Carlos Franca dan Iker Guarrotxena menghasilkan ruang tembak terbuka di depan kotak penalti. Namun sepakan Franca masih melambung jauh, di atas mistar gawang Persita.

Memasuki babak kedua, Persita mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. 

Akan tetapi, lini pertahanan Persijap tampil disiplin dan mampu meredam tekanan demi tekanan, yang dibangun tuan rumah.

Justru Persijap berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-74 melalui Sudi Abdallah. 

Berawal dari umpan panjang yang mengarah ke lini depan, Sudi dengan cerdik menanduk bola dari luar kotak penalti. 

Bola melambung melewati Igor Rodrigues yang sudah keluar dari sarangnya.

Dua pemain bertahan Persita tak mampu mengantisipasi arah bola yang terus meluncur masuk ke gawang. Gol tersebut membuat Persijap Jepara unggul 2-0, dan semakin berada di atas angin.

Hanya berselang dua menit, Persijap kembali menghukum kelengahan lini belakang Persita. Kali ini Carlos Franca mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76.

Penyerang asal Brasil itu melesat cepat menerima umpan terobosan, melewati Igor Rodrigues yang mencoba menutup ruang tembak, sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan Persijap.

Situasi semakin sulit bagi Persita setelah memasuki menit ke-80. Dicky Kurniawan mendapatkan pelanggaran keras dari Javlon Guseynov.

Wasit memberikan kartu kuning kedua kepada pemain Persita tersebut, yang otomatis berujung kartu merah.

Persita pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Dicky yang mengalami benturan cukup keras pada lututnya, akhirnya ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Firman Ramadhan.

Tambahan waktu empat menit di akhir pertandingan tidak mampu mengubah keadaan. Persijap tetap tampil solid hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 3-0 ini menjadi salah satu hasil paling penting bagi Persijap musim ini. Selain memastikan bertahan di Super League, kemenangan tersebut juga menjadi modal moral berharga. Untuk menghadapi dua laga terakhir musim kompetisi, melawan dua raksasa Liga. Borneo FC dan Persib Bandung.

Persijap kini berada di peringkat ke-13, dengan 34 poin. Diapit oleh PSM Makassar dengan poin yang sama dan Madura United di peringkat ke-15 dengan 32 poin.(fik)

Editor : Admin
#Lolos dari zona degradasi #Musim depan #persijap #persita #BRI Super League