Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penjual Es Degan di Mayong Jepara Ditusuk Orang Tak Dikenal

Fikri Thoharudin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 18:29 WIB
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Suasana di Warung Es Degan Rembo 2709 di tepi Jalan Raya Jepara–Kudus, Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, mendadak gempar, pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 10.00. 

Penjual es degan, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. Dengan sejumlah luka robek di tubuhnya, usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal.

Korban diketahui bernama Rudi Hartono (45), warga asli Desa Mayongkidul, Kecamatan Mayong. 

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela menyampaikan, peristiwa itu pertama kali diketahui saksi bernama Muh Jamil (31), seorang pedagang asal Camplong, Madura, yang kini berdomisili di Desa Mayonglor, Jepara.

Saat kejadian, saksi disebut sedang berada di warung dan mendapat informasi dari seseorang yang baru melintas terkait adanya korban di lokasi. 

Saksi kemudian menuju tempat kejadian perkara (TKP), mendapati korban sudah dalam keadaan duduk tergeletak di lantai dengan banyak darah.

“Saksi kemudian memberitahu pemilik warung terkait kejadian tersebut dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Mayong,” ucapnya.

Korban selanjutnya dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Mayong untuk mendapatkan penanganan medis. 

Berdasarkan keterangan dokter IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong, dr. Rahmad Alsy, korban mengalami luka robek di bagian dada dengan lebar sekitar 10 sentimeter dan kedalaman 3 sentimeter.

Selain itu, korban juga mengalami luka robek di bahu kiri dengan lebar 4,5 sentimeter dan kedalaman 3,5 sentimeter. Serta luka robek di bagian ketiak kiri dengan lebar 2 sentimeter dan kedalaman 1 sentimeter.

“Meski mengalami luka cukup serius, korban dilaporkan sudah sadar dan dapat diajak berkomunikasi,” ujarnya.

Meskipun demikian, hingga saat ini korban belum dapat menjelaskan identitas pelaku.

Korban hanya sempat menyebut, bahwa pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih.

Polsek Mayong bersama Satreskrim dan Satintelkam Polres Jepara saat ini telah melakukan olah tempat kejadian perkara, serta penyelidikan guna mengungkap pelaku penganiayaan tersebut.

“Perkembangan lebih lanjut akan segera kami laporkan,” tuturnya.

Saat ini, korban diketahui tinggal seorang diri, di warung es degan yang berada di lokasi kejadian.

“Korban asli Mayongkidul, namun rumahnya dijual dan kini tinggal di warung tersebut,” pungkasnya.(fik)

Editor : Admin
#penusukan jepara #penjual es degan #korban penusukan #orang tak dikenal