JAKARTA — Pameran seni ukir Jepara bertajuk “TATAH” di Museum Nasional Indonesia menghadirkan momen pertemuan kembali dua perwira yang pernah bertugas di Jepara.
Mereka adalah mantan Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi dan mantan Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso. Keduanya hadir atas undangan Bupati Jepara, Witiarso Utomo.
Letkol Arm Khoirul Cahyadi menyampaikan, kehadirannya dalam pameran tersebut menjadi kehormatan setelah pernah berdinas di Jepara.
“Alhamdulillah, hari ini saya bersama saudara asuh saya mendapat undangan menghadiri pameran seni ukir Jepara ‘TATAH’. Ini sebuah kehormatan bagi kami yang pernah berdinas di Jepara,” ujarnya.
Ia juga menyinggung perkembangan Jepara yang semakin aktif menggelar berbagai kegiatan budaya.
“Jepara yang sejak dulu dikenal karena seni ukirnya, kini semakin berkembang dengan banyaknya event yang diselenggarakan,” lanjutnya.
Saat ini, Letkol Arm Khoirul Cahyadi menjabat sebagai Prabandya-3/Min Wasev Kerma Spaban VII Kermater Sterad Mabes TNI AD. Sementara AKBP Erick Budi Santoso bertugas sebagai Wakil Kepala Detasemen B Biro Pengamanan Internal (Ropaminal) Divisi Propam Polri.
Pameran “TATAH” dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 29 April hingga 5 Juli 2026.
Di akhir pernyataannya, Khoirul menyampaikan harapan untuk Jepara.
“Semoga Jepara semakin maju dan berkembang, serta seni ukirnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tuturnya.
Editor : Admin