Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Wadah Kolaborasi Pemuda Jepara Diluncurkan, Ini Misinya

M. Khoirul Anwar • Senin, 27 April 2026 | 08:08 WIB

 

 

MUDA BERKARYA: Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Komunitas Merajut Langkah resmi diluncurkan melalui Grand Launching di Sokorame Cafe, Minggu (26/4).
MUDA BERKARYA: Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Komunitas Merajut Langkah resmi diluncurkan melalui Grand Launching di Sokorame Cafe, Minggu (26/4).

 

JEPARA — Momentum Hari Kartini melahirkan gerakan baru di Jepara. Komunitas Merajut Langkah resmi diluncurkan melalui Grand Launching di Sokorame Cafe, Minggu (26/4), sebagai wadah kolaborasi pemuda untuk menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Tak sekadar menjadi komunitas, Merajut Langkah membawa tiga misi utama. Yakni pemberdayaan, edukasi, dan aksi sosial berbasis kebutuhan nyata warga.

Mengusung tema Kartini Masa Kini: Memimpin Kolaborasi, Menggerakkan Aksi Pemuda, peluncuran ini menegaskan perempuan dan generasi muda menjadi aktor penting dalam membangun gerakan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Bupati Jepara Witiarso Utomo yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun kolaborasi sosial di tingkat lokal.

Menurut dia, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci menjawab berbagai tantangan sosial di daerah.

Diskusi interaktif turut menghadirkan Wakil Bendahara PB PGRI Endang Yuliastuti Juwardi dan Mbak Jepara Aileen Angdy Yatma. Dalam paparannya, Endang menegaskan kepemimpinan perempuan harus ditempatkan sebagai kekuatan utama dalam gerakan sosial.

Perempuan, kata dia, perlu berani mengambil peran strategis, memimpin ruang kolaborasi, dan memastikan gerakan anak muda berjalan lebih inklusif serta berdampak.

Rangkaian acara juga diisi penampilan budaya, sesi talkshow, photobooth, serta papan harapan yang menjadi ruang peserta menyampaikan gagasan dan aspirasi tentang masa depan gerakan pemuda.

Inisiator Merajut Langkah Syamil Al Mochtar atau Almo mengatakan, gerakan ini lahir karena minimnya ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi pemuda di daerah.

“Merajut Langkah kami hadirkan sebagai wadah terbuka bagi siapa pun yang ingin belajar, berdiskusi, dan bergerak bersama,” ujarnya.

Ia menyebut perubahan sosial tidak cukup digerakkan oleh individu. Menurutnya, mimpi akan lebih mudah tercapai ketika diperjuangkan secara kolektif.

Komitmen itu diwujudkan lewat tiga pendekatan utama. Pertama, pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas individu dan komunitas. Kedua, edukasi untuk membangun pengetahuan dan kesadaran kritis. Ketiga, aksi sosial yang berangkat dari persoalan konkret di masyarakat.

Melalui langkah awal ini, Merajut Langkah diharapkan menjadi titik temu berbagai inisiatif sosial sekaligus memperluas partisipasi generasi muda dalam menciptakan perubahan yang berdampak di Jepara.

 

Editor : Admin
#Hari Kartini Jepara #Komunitas Merajut Langkah #Pemuda Jepara #Gerakan Sosial Pemuda #bupati jepara